Balanganews.com
Kesehatan

Kenali Mitos dan Fakta tentang HIV/AIDS Ini

Virus HIV tidak ditularkan melalui sentuhan kulit, misalnya saat berjabat tangan atau berpelukan; melalui cipratan ludah, misalnya saat penderita bersin atau batuk; maupun melalui keringat. Virus HIV juga tidak menular melalui kolam renang, toilet umum, alat makan, atau gigitan nyamuk.

Virus HIV hanya ditularkan melalui hubungan seksual tanpa kondom, darah (biasanya akibat penggunaan jarum suntik bersama), dan air susu ibu. Penularan HIV/AIDS dari ibu ke bayi dapat terjadi selama kehamilan, persalinan, maupun saat menyusui.

2. Seks oral tidak menyebarkan virus HIV

Seks oral memiliki kemungkinan yang lebih rendah untuk menyebarkan virus HIV dibandingkan dengan seks anal maupun vaginal. Namun, seks oral yang tidak dilindungi kondom tetap berisiko menularkan virus HIV. Risiko penularannya akan meningkat bila pelaku seks oral sedang memiliki luka atau sariawan di mulut, atau bila penerima seks oral sedang memiliki luka di alat kelamin.

3. Pasangan heteroseksual tidak perlu mengkhawatirkan penularan HIV

Seks anal antarpria homoseksual memang memiliki risiko yang paling tinggi untuk menularkan virus HIV. Namun, bukan berarti pasangan heteroseksual tidak berisiko tertular HIV melalui hubungan seks. Seks tanpa kondom dapat tetap menularkan virus HIV. Risiko penularan ini dapat meningkat bila salah satu dari pasangan tersebut memiliki infeksi menular seksual lainnya.

4. HIV adalah vonis mati dan penderita HIV pasti akan mengalami AIDS

Saat ini memang belum ada obat yang dapat sepenuhnya membunuh virus HIV. Namun, sudah ada beberapa obat antiretroviral yang dapat memperlambat replikasi (perkembangbiakan) virus HIV.

Penderita HIV yang secara rutin menjalani pengobatan memiliki jumlah virus (viral load) yang sangat rendah dan bahkan tidak terdeteksi lagi dalam darah. Semakin sedikit jumlah virus, semakin baik pula ketahanan tubuh penderitanya. Penderita HIV yang rutin menjalani pengobatan dapat menjalani hidup yang sehat dalam waktu yang lama dan tidak mengalami AIDS.

Berita Terkait