Muara Teweh – Fenomena masih dominannya posisi Pelaksana Tugas (Plt) untuk jabatan camat di Kabupaten Barito Utara kembali memicu perhatian publik.
Dari total sembilan kecamatan yang ada di daerah tersebut, tercatat baru empat kecamatan yang resmi dipimpin oleh camat definitif.
Sementara itu, lima wilayah kecamatan lainnya hingga saat ini masih harus dinakhodai oleh para pejabat dengan status Plt.
Kondisi tersebut terlihat jelas dalam rangkaian acara pelantikan pejabat daerah yang digelar di Gedung Balai Antang, Senin (4/5/2026).
Dalam pelantikan tersebut, terdapat empat nama pejabat baru yang ditunjuk untuk mengisi posisi sebagai pelaksana tugas camat.
Meski dipimpin Plt, Bupati Shalahuddin berharap proses administrasi dan pelayanan masyarakat di lima kecamatan tersebut tidak terhambat.





