Sekda Barut Tegaskan Pentingnya Musyawarah Pengadaan Tanah

Muara Teweh – Rencana pembenahan geometri jalan protokol di Muara Teweh memasuki tahap pembebasan lahan dengan mengedepankan transparansi serta keterbukaan dialog bersama warga.

Tahapan awal tersebut ditandai dengan dibukanya Konsultasi Publik Pengadaan Tanah di Aula Dinas Lingkungan Hidup Barito Utara pada Kamis (2/7/2026) oleh Sekda Barito Utara Drs. Muhlis.

Rencana pembebasan lahan ini diarahkan untuk mendukung proyek penataan fisik pada koridor Jalan Yetro Sinseng, Jalan Tumenggung Surapati, dan kawasan Jalan Pramuka.

Sesi pembahasan teknis tersebut diikuti secara aktif oleh Ketua DPRD Barito Utara Hj. Mery Rukaini, jajaran kepala dinas, para lurah, pejabat pembuat akta tanah, konsultan, dan warga terdampak.

Muhlis menegaskan pidato bupati bahwa proses penyediaan tanah untuk kepentingan umum tidak boleh mengabaikan hak-hak warga, sehingga musyawarah menjadi kunci utama pencapaian kesepakatan.

Pemerintah kabupaten optimistis, kejelasan informasi mengenai tujuan dan dampak positif pembangunan ini akan mempermudah terwujudnya jalan perkotaan yang representatif.