Muara Teweh – Aktivitas pembongkaran sarana lama di Blok Pasar Pendopo Muara Teweh menjadi tanda dimulainya tahapan pembangunan wajah baru pasar rakyat tersebut. Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Barito Utara menjamin kegiatan jual beli masyarakat tidak akan terhenti akibat pengerjaan proyek.
Guna memantau situasi di lapangan secara saksama, Kepala Bidang Pasar Disdagrin Barito Utara, Zulkaeda Isnaeni, SE., M.IP., turun langsung meninjau proses peruntuhan lapak lama pada Senin (6/7/2026). Kegiatan ini dirangkaikan dengan peninjauan blok penampungan sementara pedagang.
Atas arahan Kepala Disdagrin Barito Utara M. Mastur, Zulkaeda menyampaikan rilis perkembangan di Muara Teweh, Selasa (7/7/2026). Ia memastikan seluruh prosedur penataan aset publik dilaksanakan berlandaskan regulasi demi mengoptimalkan fungsi pelayanan pasar.
Kabid Pasar menguraikan bahwa tata letak lapak relokasi diatur sedemikian rupa agar arus pengunjung tetap mengalir lancar ke area pedagang. Pemerintah memprioritaskan terbukanya akses jalan pembeli agar aktivitas perputaran uang di pasar tidak mengalami kelesuan.
“Relokasi pedagang menjadi perhatian kami agar proses penataan Pasar Pendopo berjalan lancar tanpa mengganggu aktivitas perdagangan. Kami juga ingin memastikan pedagang tetap memperoleh tempat yang layak sehingga pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik,” tegas pejabat yang kerap dipanggil Izul tersebut.
Kawal ketat dari Disdagrin Barito Utara akan berlangsung sepanjang tahap pengerjaan fisik berlangsung di lapangan. Sinergi antara aparatur dan pedagang dipandang sebagai faktor kunci demi terciptanya pusat perbelanjaan yang lebih modern, representatif, dan menguntungkan semua pihak.





