Balanganews,Muara Teweh – Pemerintah Kabupaten Barito Utara secara serius mulai memetakan arah transformasi ekonomi daerah melalui forum Musrenbang RKPD 2026 di Kecamatan Lahei. Bupati H. Shalahuddin mengungkapkan bahwa tema sentral pembangunan tahun ini adalah penguatan produktivitas pada sektor-sektor unggulan serta peningkatan kualitas pelayanan publik.
Dalam arahannya, Bupati menjelaskan bahwa transformasi ekonomi sangat diperlukan agar daerah tidak hanya bergantung pada sektor-sektor konvensional. Penguatan produktivitas diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan per kapita masyarakat melalui inovasi pada potensi lokal yang ada.
Kecamatan Lahei, dengan segala potensinya, diharapkan mampu menyelaraskan program kerjanya dengan visi besar daerah. Bupati meminta agar setiap usulan program dalam RKPD 2026 harus memiliki indikator yang terukur sehingga dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi dapat dipantau secara berkala.
Selain fokus pada ekonomi, pelayanan publik juga menjadi pilar penggerak dalam transformasi ini. Kemudahan akses terhadap layanan pemerintah akan mempercepat proses bisnis dan aktivitas sosial masyarakat, yang pada akhirnya akan menjadi katalisator bagi percepatan pembangunan di Barito Utara.
Bupati juga menekankan pentingnya peran dunia usaha dalam mendukung transformasi ini. Sinergi antara pemerintah daerah dan sektor swasta harus diperkuat untuk menciptakan iklim investasi yang sehat, sehingga pembangunan berkelanjutan dapat terwujud sesuai rencana jangka panjang daerah.
Dengan perencanaan yang matang, tahun 2026 diharapkan menjadi titik tolak bagi Kabupaten Barito Utara untuk beralih ke ekonomi yang lebih modern dan mandiri. Bupati yakin bahwa dengan kerja keras kolektif, kesejahteraan masyarakat akan meningkat secara signifikan.





