Muara Teweh, Jumat (29/5/2026) – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Barito Utara terus memperluas jangkauan operasional pelayanan administrasi kependudukan mereka. Salah satu langkah konkret yang konsisten dijalankan adalah mendatangi langsung titik lokasi warga yang sedang mengalami kesusahan.
Fokus utama dari program khusus ini adalah memberikan kemudahan bagi warga dengan kondisi kesehatan kritis atau memiliki keterbatasan fisik absolut. Dengan demikian, hambatan geografis dan fisik tidak lagi menjadi alasan bagi warga untuk tidak memiliki kartu identitas resmi.
Kasus terbaru yang ditangani oleh instansi ini adalah perekaman data KTP-el milik seorang nenek berusia 91 tahun yang dikenal dengan inisial Ibu HA. Lansia tersebut tercatat sebagai warga sah dari Desa Sabuh yang terletak di wilayah Kecamatan Teweh Baru.
Tim dari Disdukcapil harus melakukan kunjungan langsung ke bangsal perawatan di RSUD Muara Teweh tempat Ibu HA dirawat oleh tim medis. Dokumen KTP elektronik tersebut sangat diperlukan pihak keluarga sebagai dokumen pendukung utama dalam mengurus jaminan kesehatan dan administrasi rumah sakit.
Dengan membawa alat perekam mobile KTP-el, para petugas melaksanakan tugasnya dengan sangat hati-hati di ruang perawatan pasien demi kenyamanan sang lansia. Sinergi antara petugas dan pihak keluarga membuat seluruh tahapan perekaman data dapat diselesaikan dengan sangat baik.
Kepala Disdukcapil Kabupaten Barito Utara, Muhammad Hendra Erwirasyah, mengutarakan bahwa pelayanan jemput bola ini mencerminkan kehadiran negara di tengah kesulitan warga. Beliau menegaskan komitmennya untuk terus mempertahankan layanan prima ini demi pemenuhan hak administrasi kependudukan seluruh masyarakat Barito Utara.





