BALANGANEWS, KASONGAN – Wakil Bupati (Wabup) Katingan, Firdaus usulkan pemasangan 1.000 lebih jaringan listrik gratis yang akan dipasang untuk membantu perumahan penduduk yang kurang mampu, agar tidak lagi menggunakan alat penerangan dari lampu teplok atau menumpang aliran listrik dari tetangga.
Usulan ini menurut Firdaus, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan langsung diserahkan kepada Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) di Jakarta, Jum’at (17/10) kemaren. “Usulan pengajuan penyambungan listrik PLN gratis untuk 1.000 lebih jaringan tersebut langsung saya serahkan ke Kementerian ESDM pada hari Jumat kemaren,” kata Firdaus Kepada sejumlah awak media, Senin pagi (20/10) kemaren, di ruang kerjanya.
Adapun tujuan pengusulan pemasangan jaringan listrik gratis ini menurutnya, selain untuk memberikan sambungan listrik secara mandiri kepada masyarakat yang kurang mampu, juga mengurangi beban biaya listrik bagi masyarakat Kabupaten Katingan yang berpenghasilan rendah. “Sedangkan bantuan tersebut mencakup sambungan jaringan pemasangan meteran, hingga penerangan dasar di rumah penerima,” terangnya.
Ditanya tentang jumlah rumah penduduk di Kabupaten Katingan yang belum mendapatkan pemasangan jaringan listrik dimaksud sampai hari ini menurutnya, masih banyak. Diantaranya di perumahan penduduk yang bertempat tinggal di jalan Baun Bango dan di desa Asem Kumbang Kecamatan Kamipang, serta di beberapa desa dan di beberapa wilayah Kecamatan lainnya.
Menjawab pertanyaan media, mantan anggota DPRD Kabupaten Katingan priode 2019-2024 ini membenarkan, bahwa keberadaan jaringan listrik PLN ke perumahan penduduk sangat besar manfaatnya. Diantara mamfaat dimaksud, selain dapat menggerakkan perekonomian dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, melalui penyediaan energi listrik yang andal. “Hal ini mencakup kemudahan menjalankan berbagai alat elektronik untuk keperluan sehari-hari dan komersial, menghemat biaya dibandingkan sumber energi alternatif lainnya, seperti genset dan memungkinkan masyarakat mengakses layanan digital melalui aplikasi seperti PLN mobile,” sebutnya, seraya menjelaskan, listrik menjadi penggerak utama kegiatan ekonomi, baik skala rumah tangga maupun industri, utamanya home industri, seperti pengembangan usaha UMKM.
Sedangkan manfaat bagi masyarakat umum, lanjutnya, mempermudah aktivitas sehari-hari, seperti menyalakan lampu, televisi, kipas angin, kulkas, memberikan semangat belajar bagi anak-anak yang masih sekolah dan untuk aktivitas lainnya. “Sehubungan dengan itu, saya berharap pengajuan dipasangnya jaringan listrik PLN gratis untuk 1.000 lebih perumahan penduduk di daerah kita ini bisa dikabulkan oleh Kementerian ESDM nantinya,” harap orang nomor dua di bumi Penyang Hinje Simpei ini. (abu)
