Pemkab Seruyan Perkuat Sinergi Pusat-Daerah Kendalikan Inflasi

BALANGANEWS, SERUYAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan menegaskan komitmennya dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah melalui penguatan sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, dengan fokus utama pada pengendalian inflasi.

Hal tersebut disampaikan Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Kabupaten Seruyan, Sukardi, usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Tahun 2026 secara virtual dari Ruang Rapat Asisten Setda Kabupaten Seruyan, Senin (6/4/2026).

Sukardi menilai pengendalian inflasi merupakan instrumen krusial karena berdampak langsung terhadap daya beli masyarakat serta fluktuasi harga kebutuhan pokok di tingkat daerah.

“Pengendalian inflasi harus menjadi perhatian bersama karena berpengaruh terhadap daya beli masyarakat dan kestabilan harga kebutuhan pokok,” ujar Sukardi.

Dalam rakor nasional tersebut, dibahas tiga agenda strategis meliputi langkah konkret pengendalian inflasi tahun 2026, optimalisasi DAK Non-Fisik BOK untuk pengawasan obat dan makanan, serta evaluasi dukungan terhadap Program 3 Juta Rumah.

Sukardi menjelaskan, bahwa Pemkab Seruyan secara konsisten melakukan pemantauan harga berkala dan menjaga ketersediaan pasokan barang melalui koordinasi lintas sektor guna memastikan distribusi kebutuhan masyarakat tidak terhambat.

“Kami terus memperkuat koordinasi lintas sektor, melakukan pemantauan harga, serta menjaga ketersediaan pasokan barang agar tetap stabil di daerah,” tambahnya.

Selain isu ekonomi, Sukardi menggarisbawahi pentingnya pengawasan obat dan makanan melalui optimalisasi Dana Alokasi Khusus (DAK) guna menjamin keamanan produk yang dikonsumsi masyarakat Seruyan.

Terkait kebijakan perumahan, Pemkab Seruyan menyatakan dukungan penuh terhadap Program 3 Juta Rumah yang dicanangkan pemerintah pusat sebagai solusi penyediaan hunian layak dan terjangkau bagi warga di daerah.

“Kami mendukung penuh program ini sebagai bagian dari percepatan pembangunan perumahan yang layak dan terjangkau,” pungkasnya.

Rakor ini diharapkan dapat menyelaraskan langkah strategis nasional di tingkat kabupaten guna menciptakan iklim ekonomi yang kondusif dan meningkatkan standar layanan kesehatan serta kesejahteraan masyarakat di Bumi Gawi Hatantiring. (asp)