BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan komitmennya untuk mempercepat pembangunan infrastruktur yang merata hingga ke pelosok daerah.
Memasuki tahun 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalteng memprioritaskan peningkatan kualitas sejumlah ruas jalan strategis guna memperkuat konektivitas antarwilayah serta mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Berdasarkan data realisasi pembangunan, total jalan provinsi di Kalimantan Tengah mencapai 1.218,63 kilometer.
Hingga tahun 2025, sepanjang 1.064 kilometer atau sekitar 87,33 persen jalan telah dalam kondisi mantap, sementara sisanya sebesar 12,67 persen terus ditangani secara bertahap dengan target penyelesaian hingga akhir 2026.
Gubernur Agustiar Sabran menekankan bahwa infrastruktur jalan merupakan urat nadi pembangunan yang menghubungkan desa dan kota.
Dengan akses transportasi yang lancar, distribusi hasil pertanian dan sumber daya lokal diharapkan menjadi lebih cepat dan efisien.
“Pemerataan pembangunan dimulai dari infrastruktur yang berkualitas,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.
Untuk mencapai target tahun 2026, Pemprov Kalteng telah merencanakan peningkatan pada 12 ruas jalan strategis.
Ruas tersebut meliputi jalur Kuala Pembuang-Teluk Segintung, Kereng Pakahi-Kampung Melayu, Parenggean-Tb. Sangai, Sampit-Samuda, Samuda-Ujung Pandaran, serta Sepaku-Perigi.
Selain itu, pengerjaan juga difokuskan pada jalur Patung-Hayaping, Bawan-Kuala Kurun, Bukit Liti-Bawan, Simpang Pundu-Tumbang Samba, Rikut Jawi-Tabak Kanilan, hingga Gadabung Kiri Desa Terusan Kapuas.
Gubernur memastikan pembangunan ini akan berjalan secara terukur dan berkelanjutan demi mengurangi kesenjangan wilayah.
“Dengan pembangunan yang merata dan terarah, Kalteng mampu mempercepat kemajuan daerah, mengurangi kesenjangan wilayah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya. (asp)





