Gubernur Agustiar Sabran: Pendidikan Adalah Investasi Jangka Panjang Kemajuan Kalteng

05032026025321 0
Gubernur Kalteng, H. Agustiar Sabran. (ist)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak boleh hanya bertumpu pada pembangunan infrastruktur fisik, melainkan harus memprioritaskan kualitas pendidikan sebagai investasi jangka panjang.

Hal tersebut disampaikannya saat meluncurkan bantuan perlengkapan sekolah masif bagi siswa SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKH) se-Kalteng, di Aula Jayang Tingang (AJT) Lantai II, Kantor Gubernur setempat, Kamis (5/3/2026).

Gubernur menekankan bahwa Pemerintah Provinsi terus mendorong berbagai program strategis, mulai dari sekolah gratis, bantuan perlengkapan, hingga program beasiswa kuliah untuk memastikan akses pendidikan yang adil bagi seluruh lapisan masyarakat.

“Pendidikan adalah fondasi sekaligus investasi masa depan. Melalui program ini, kami ingin memastikan tidak ada lagi anak Kalimantan Tengah yang terhambat melanjutkan sekolah hanya karena keterbatasan biaya,” ujar Gubernur Agustiar Sabran.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari strategi besar untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) agar putra-putri daerah memiliki daya saing yang tinggi.

Ia meyakini bahwa hanya melalui pendidikan, belenggu keterbelakangan dapat dihancurkan.

“Kami ingin membangun sumber daya manusia Kalimantan Tengah yang unggul, berdaya saing, dan mampu membawa daerah ini maju. Pendidikan adalah kunci untuk memutus mata rantai kemiskinan dan keterisolasian,” tegasnya.

Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, Pemprov Kalteng menyalurkan puluhan ribu paket perlengkapan sekolah yang dirancang untuk menjangkau hingga daerah terpencil dan pedalaman.

Total bantuan mencakup 34.735 stel seragam olahraga, 34.735 stel seragam Batik Huma Betang, 25.123 stel seragam putih abu-abu, serta 25.123 stel seragam Pramuka lengkap.

Selain pakaian seragam, para siswa juga menerima 26.030 pasang sepatu sekolah, serta perlengkapan pendukung berupa 25.123 unit topi, dasi, dan ikat pinggang.

Penyaluran ini bertujuan untuk meringankan beban ekonomi orang tua sehingga anak-anak dapat fokus sepenuhnya pada pencapaian prestasi akademik.

Program bantuan ini diharapkan menjadi jembatan bagi terciptanya pemerataan akses pendidikan di seluruh Bumi Tambun Bungai.

Dengan perlengkapan yang memadai, Pemprov Kalteng optimis generasi muda di wilayah pedalaman memiliki semangat dan kesempatan yang sama untuk berkembang menjadi motor penggerak kemajuan daerah di masa depan. (asp)