Pemprov Kalteng Luncurkan Aplikasi E-PAHARI, Bayar Pajak Kendaraan Lebih Mudah

Fb Img 1773047951146

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus mendorong transformasi layanan publik berbasis digital.

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui peluncuran aplikasi E-PAHARI yang memudahkan masyarakat melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor secara daring.

Peluncuran aplikasi tersebut dilakukan oleh Wakil Gubernur (Wagub) Kalteng, Edy Pratowo, dalam kegiatan Rapat Koordinasi dan Kick Off Mini Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Kalteng, Senin (9/3/2026).

Pada kesempatan yang sama juga diluncurkan layanan Electronic Data Capture (EDC) dari Bank Kalteng sebagai bagian dari penguatan ekosistem pembayaran digital di daerah.

Melalui aplikasi E-PAHARI, masyarakat kini dapat melakukan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) maupun Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) secara digital tanpa harus datang langsung ke kantor Samsat.

Inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya.

Dalam sambutannya, Edy Pratowo menegaskan, bahwa digitalisasi pelayanan publik menjadi langkah penting pemerintah daerah untuk menghadirkan layanan yang lebih cepat, praktis, dan efisien.

“Melalui aplikasi E-PAHARI ini, masyarakat tidak perlu lagi mengantre di kantor Samsat. Semua bisa dilakukan secara digital, lebih mudah, cepat, dan transparan,” ujar Edy.

Ia juga memberikan apresiasi kepada berbagai pihak yang telah berkolaborasi dalam menghadirkan layanan tersebut, di antaranya Samsat, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalteng, PT Jasa Raharja, serta Bank Kalteng yang terus memperkuat ekosistem layanan digital di daerah.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital harus mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta mempermudah akses layanan pemerintah.

“Kehadiran teknologi digital harus membawa kemudahan, menyederhanakan layanan, bukan justru membuat masyarakat susah atau bingung,” tegasnya.

Edy juga menilai, kemudahan layanan digital seperti E-PAHARI akan mendorong meningkatnya kesadaran masyarakat untuk membayar pajak kendaraan tepat waktu.

Dengan meningkatnya kepatuhan pajak, penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor, diharapkan dapat terus bertambah.

Inisiatif ini juga menjadi bagian dari percepatan implementasi Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) di Kalimantan Tengah. Saat ini Pemerintah Provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota di wilayah tersebut telah berada pada tahap digital dalam pengelolaan transaksi keuangan daerah.

Wagub juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mengedukasi masyarakat agar semakin terbiasa memanfaatkan layanan keuangan digital secara bijak, produktif, dan aman.

Ia sekaligus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai modus kejahatan digital yang dapat muncul seiring meningkatnya penggunaan teknologi.

Sementara itu, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Kalteng, Yuliansah Andrias, menyatakan bahwa Bank Indonesia sebagai mitra strategis pemerintah daerah memiliki komitmen penuh dalam mendorong percepatan digitalisasi sistem pembayaran.

Ia menilai peluncuran inovasi E-PAHARI menjadi langkah penting dalam mendukung penguatan sistem pembayaran digital sekaligus meningkatkan optimalisasi penerimaan daerah.

“Kami sangat mengapresiasi inovasi yang mengintegrasikan layanan Samsat, Badan Pendapatan Daerah Provinsi Kalimantan Tengah dan PT. Jasa Raharja ini. Kemudahan pembayaran Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama melalui kanal digital ini akan sangat berdampak pada optimalisasi penerimaan daerah,” ujarnya. (asp)