Kalteng Expo 2026 Ditutup, Omzet Tembus Rp11,1 Miliar

Pj Sekda Kalteng, Linae Victoria Adit, saat memberikan sambutan

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pameran Kalteng Expo 2026 yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) resmi ditutup, Sabtu (23/5/2026).

Selama tujuh hari pelaksanaan, ajang promosi pembangunan dan produk unggulan daerah itu mencatat perputaran ekonomi lebih dari Rp11,1 miliar dengan jumlah pengunjung mencapai sekitar 60 ribu orang.

Penutupan Kalteng Expo dipimpin Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, di GOR Indoor Serbaguna Palangka Raya mewakili Gubernur Agustiar Sabran.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kalteng, Hj. Norhani, dalam laporannya menyampaikan bahwa Kalteng Expo 2026 berlangsung sejak 17 hingga 23 Mei dengan melibatkan 127 peserta yang menempati 203 tenda dan stan pameran.

“Kalteng Expo diselenggarakan selama 7 hari, mulai tanggal 17 sampai dengan 23 Mei 2026. Diikuti oleh 127 peserta dengan total tenda dan stan sebanyak 203 unit,” kata Norhani.

Ia mengungkapkan, tingginya antusiasme masyarakat turut mendorong peningkatan transaksi selama kegiatan berlangsung.

“Total pengunjung selama kegiatan mencapai lebih kurang 60.000 orang, dengan total omzet penjualan lebih kurang sebesar Rp11.157.500.000. Sampai dengan laporan ini kami sampaikan, omzet transaksi masih terus bergerak,” lapor Hj. Norhani.

Mewakili Gubernur Kalteng, Linae Victoria Aden menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta, panitia, pelaku usaha, serta masyarakat yang telah menyukseskan gelaran tahunan tersebut.

Menurutnya, Kalteng Expo menjadi sarana strategis untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah, produk unggulan, serta peluang investasi yang dimiliki Kalimantan Tengah kepada masyarakat luas.

Ia menilai kegiatan tersebut juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam mendukung Gerakan Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia.

“Kegiatan ini merupakan bentuk dukungan kita semua terutama dalam menyukseskan Gerakan Bangga Buatan Indonesia dan Bangga Berwisata di Indonesia. Kesuksesan ini menunjukkan bahwa efisiensi tidak mengurangi esensi kemeriahan perayaan Hari Jadi ke-69 Provinsi Kalimantan Tengah,” jelasnya.

Linae berharap keberhasilan penyelenggaraan Kalteng Expo dapat menjadi motivasi untuk terus mendorong pembangunan dan pertumbuhan ekonomi daerah, termasuk memperkuat posisi Kalimantan Tengah sebagai daerah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN).

“Semoga kegiatan ini mampu menjadi proyeksi ke depan, bahwa pembangunan dan kemajuan Kalteng dapat terus berkembang menjadi lebih baik sebagai penyangga IKN. Dan akhirnya dengan mengucapkan syukur alhamdulillah hirobbil alamin, Kalteng Expo Tahun 2026 secara resmi dinyatakan ditutup,” pungkasnya.

Pada kesempatan tersebut juga diumumkan para pemenang Lomba Stand Terbaik Kalteng Expo 2026.

Untuk kategori pemerintah kabupaten/kota, Kabupaten Murung Raya berhasil meraih juara pertama, disusul Kabupaten Kotawaringin Barat dan Kota Palangka Raya.

Sementara pada kategori kementerian, lembaga dan perbankan, Polda Kalimantan Tengah meraih juara pertama, diikuti Korem 102/Panju Panjung dan Bank Kalteng.

Adapun kategori perangkat daerah Provinsi Kalimantan Tengah dimenangkan oleh Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah, disusul Dinas Pendidikan dan Dinas PUPR Provinsi Kalimantan Tengah. (asp)