Gubernur Kalteng Perkuat Sinergi dengan Media

Gubernur Kalteng Agustiar Sabran berdiskusi bersama pimpinan media dan insan pers di Istana Isen Mulang, guna memperkuat sinergi, transparansi, dan keterbukaan informasi publik di Kalimantan Tengah.

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), Agustiar Sabran, menggelar silaturahmi dan diskusi bersama pimpinan media serta insan pers di Istana Isen Mulang, Rumah Jabatan Gubernur, Minggu (28/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan media dalam mendukung keterbukaan informasi publik, transparansi pemerintahan, serta penyampaian program pembangunan kepada masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Gubernur Agustiar Sabran menegaskan bahwa media memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan secara utuh dan bertanggung jawab.

Menurutnya, hubungan yang telah terjalin selama ini perlu terus diperkuat agar masyarakat memperoleh informasi yang akurat mengenai berbagai kebijakan dan program pemerintah.

“Media adalah mitra strategis pemerintah. Kami berharap komunikasi dan kerja sama yang telah terjalin terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat tersampaikan kepada masyarakat secara utuh, akurat, dan bertanggung jawab,” ujar Gubernur.

Gubernur juga menekankan bahwa kritik yang disampaikan media maupun masyarakat merupakan bagian penting dari proses demokrasi. Pemerintah, kata dia, akan menjadikan setiap masukan sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Dalam demokrasi, kritik adalah hal yang wajar dan menjadi motivasi bagi kami untuk terus berbenah serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tegas Gubernur.

Pada forum tersebut, Agustiar turut memaparkan kondisi keuangan daerah secara terbuka. Dari sisa anggaran sebesar Rp5,4 triliun, sebagian besar telah dialokasikan untuk dana bagi hasil kabupaten/kota, pembayaran gaji pegawai, Bantuan Operasional Sekolah (BOS), serta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Dengan demikian, anggaran yang masih dapat dikelola pemerintah daerah tersisa sekitar Rp1,535 triliun.

“Dana tersebut harus dimanfaatkan secara terencana, terukur, dan tepat sasaran untuk mendukung pembangunan daerah di tengah kebijakan efisiensi pemerintah pusat,” pungkas Gubernur.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memastikan seluruh proses administrasi kerja sama publikasi dengan media berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

“Jajaran birokrasi akan terus memberikan pendampingan teknis guna memastikan seluruh proses kerja sama ini berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Hal ini juga menjadi acuan dan bahan evaluasi dalam pelaksanaan selanjutnya,” ungkap Linae.

Ia menjelaskan, Pemprov Kalteng juga terus berkoordinasi dengan Kejaksaan untuk menyelesaikan berbagai kendala administrasi, termasuk proses penandatanganan kontrak media yang baru dapat dilakukan pada April, meski kegiatan publikasi telah berlangsung sejak Januari.

“Kami terus berkomunikasi secara intensif dengan Kejaksaan untuk mencari solusi atas kendala administrasi, termasuk kontrak media yang baru dapat disetujui pada April, sementara kegiatan publikasi telah berlangsung sejak Januari. Seluruh penyelesaiannya harus tetap mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan dan tidak merugikan pihak mana pun,” terang Linae.

Di sisi lain, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfosantik) Provinsi Kalteng, Adiah Chandra Sari, mengapresiasi berbagai masukan dari insan pers.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan media menjadi faktor penting dalam menghadirkan informasi yang cepat, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih atas berbagai masukan dari insan pers. Diskominfosantik Provinsi Kalimantan Tengah berkomitmen untuk terus meningkatkan kecepatan, adaptabilitas, dan sikap proaktif dalam pengelolaan informasi publik,” ucap Adiah.

Ia menambahkan, pemerintah akan terus mengoptimalkan berbagai kanal komunikasi resmi sebagai sarana penyampaian informasi sekaligus memberikan klarifikasi terhadap berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.

“Kami akan terus mengoptimalkan kanal komunikasi resmi pemerintah untuk menyampaikan informasi dan memberikan klarifikasi secara cepat, akurat, dan berimbang agar masyarakat memperoleh informasi yang benar,” tandas Adiah.

Melalui forum silaturahmi tersebut, Pemprov Kalteng berharap hubungan kemitraan dengan media semakin kuat sehingga penyampaian informasi publik dapat berjalan lebih efektif, transparan, dan mampu mendukung percepatan pembangunan daerah. (asp)