Pemprov Kalteng Peringati HAN dan HARGANAS 2026

Pemprov Kalteng menggelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tahun 2026. (Foto: MMC Kalteng)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menggelar Puncak Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 dan Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 Tingkat Provinsi Kalteng Tahun 2026 di Bundaran Besar Talawang, Palangka Raya, Minggu (26/7/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan untuk memperkuat komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam melindungi hak anak sekaligus memperkokoh ketahanan keluarga sebagai fondasi lahirnya generasi emas di Kalimantan Tengah.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalteng, Agustiar Sabran, menegaskan bahwa peringatan ini bukan sekadar agenda seremonial, melainkan momentum memperkuat komitmen bersama untuk memastikan seluruh anak memperoleh perlindungan hak dan pemenuhan kebutuhannya.

Ia mengingatkan bahwa anak-anak saat ini menghadapi berbagai tantangan, mulai dari pergaulan bebas, kekerasan, perkawinan usia dini, perundungan, hingga kecanduan gawai dan ancaman perundungan siber.

“Komitmen itu harus kita wujudkan dalam aksi dan langkah nyata untuk menghadirkan lingkungan yang baik, ramah, aman, dan nyaman bagi anak-anak kita. Hanya dengan lingkungan seperti itulah mereka dapat tumbuh dan berkembang secara optimal menjadi generasi emas yang sehat, cerdas, dan berkarakter mulia,” kata Agustiar.

Ia menekankan bahwa investasi terbesar bagi masa depan daerah dan bangsa adalah pembangunan sumber daya manusia yang dimulai dari unit terkecil, yaitu keluarga.

“Generasi emas tidak lahir karena kebetulan. Generasi emas lahir dari lingkungan keluarga yang kuat dan penuh kasih sayang. Anak-anak adalah masa depan bangsa, dan keluarga merupakan madrasah pertama yang mendidik anak,” ujarnya.

“Selamat Hari Anak Nasional ke-42 dan Hari Keluarga Nasional ke-33 Tahun 2026. Mari kita bergotong royong dan berkolaborasi memperkuat ketahanan keluarga untuk membangun generasi emas,” tambah Gubernur.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Linae Victoria Aden, menyampaikan bahwa peringatan HAN menjadi barometer komitmen pemerintah dan pemangku kepentingan dalam menjamin setiap anak tumbuh bebas dari kekerasan, eksploitasi, dan diskriminasi.

Linae menjelaskan, kegiatan ini juga bertujuan meningkatkan perlindungan hak anak, memperkuat optimalisasi peran ayah dalam pengasuhan guna mewujudkan generasi bebas stunting menuju Indonesia Emas 2045, serta memantapkan sinergi antarperangkat daerah.

Mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” untuk HAN serta “Ayah Wajib Hadir” untuk HARGANAS, acara ini diikuti 815 peserta yang terdiri dari anak PAUD, keluarga penerima bantuan, dan Forum Anak Daerah.

Rangkaian acara diwarnai dengan senam bersama, lomba mewarnai, sosialisasi pencegahan paham radikalisme di SMA/SMK, Gerakan Ayah Mengantar Anak ke Sekolah, pembagian bantuan nutrisi keluarga berisiko stunting, pelayanan Kartu Identitas Anak (KIA), hingga pemeriksaan kesehatan gratis.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Kalteng turut menyerahkan hadiah kepada pemenang lomba mewarnai serta menyalurkan bantuan bagi keluarga berisiko stunting sebagai bentuk penanganan konkret di lapangan. (asp)