BALANGANEWS, PULANG PISAU – Medan gambut dalam serta keterbatasan sumber air tidak menyurutkan langkah tim pemadam kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dalam menaklukkan titik api di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya, Kabupaten Pulang Pisau, Rabu (12/8/2026).
Kebakaran yang melanda kawasan Jalan Trans Kalimantan Palangka Raya–Banjarmasin Km 32 tersebut kembali ditangani tim gabungan sejak pukul 12.06 WIB guna mencegah rambatan api yang kian meluas.
Vegetasi rapat berupa semak belukar, akasia, geronggang, hingga pakis-pakisan di atas hamparan gambut dalam membuat api sangat cepat merambat dan membutuhkan penanganan ekstra hati-hati.
Operasi pemadaman melibatkan personel Dalkarhutla Dinas Kehutanan (Dishut) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), tim pemadaman darat, Brimob, Masyarakat Peduli Api (MPA) Jumpun Pambelum, serta dukungan water bombing BNPB.
Petugas di lapangan memfokuskan strategi pada isolasi penjalaran api yang dilanjutkan dengan penyemprotan intensif untuk mendinginkan bara di dalam lapisan tanah gambut.
Meski terkendala minimnya pasokan air dan hanya mengandalkan sumur bor warga berjarak 50 meter dari lokasi, tim berhasil mengendalikan sekitar 0,31 hektare area terbakar hingga pukul 16.20 WIB.
Kepala Dishut Provinsi Kalteng, Agustan Saining, menegaskan bahwa pemadaman di lahan gambut memerlukan kombinasi antara kecepatan dan ketelitian.
“Penanganan karhutla di kawasan gambut membutuhkan kecepatan sekaligus ketelitian. Api yang terlihat kecil di permukaan bisa kembali muncul apabila bagian bawah gambut belum benar-benar dingin,” kata Agustan Saining.
Agustan menambahkan, jajarannya terus melakukan pemantauan dan pendinginan berkala di lokasi atas arahan Gubernur Kalteng Agustiar Sabran guna memastikan bara api di kedalaman gambut benar-benar padam total. (asp)





