BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) menyalurkan bantuan pangan, Bantuan Sosial Kartu Huma Betang Sejahtera (KHBS), dan air bersih kepada masyarakat Kabupaten Katingan yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Bantuan tersebut diserahkan langsung Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran di dua lokasi, yakni Halaman Kantor Bupati Katingan dan Halaman Masjid Al-Muhajirin, Dusun Kereng Pangi, Kecamatan Katingan Hilir, Kamis (1/10/2026).
Di Halaman Kantor Bupati Katingan, Pemprov Kalteng menyalurkan 3.300 paket bantuan pangan dan bantuan sosial KHBS kepada 969 penerima manfaat yang tersebar di Kelurahan Kasongan Baru, Kelurahan Kasongan Lama, Desa Tumbang Liting, Dusun Hampangin, dan Desa Tewang Kadamba.
Bantuan juga diberikan kepada sekitar 2.500 penerima yang terdiri atas ASN Golongan I dan II, PPPK, tenaga outsourcing, pasukan kuning, sopir angkutan umum, buruh, petani, nelayan, serta juru parkir.
Selain itu, sebanyak 500 paket disalurkan bagi pedagang kecil dan pelaku UMKM.
Sementara di Halaman Masjid Al-Muhajirin, Dusun Kereng Pangi, pemerintah kembali menyalurkan 2.026 paket bantuan pangan dan bantuan sosial KHBS kepada 969 penerima manfaat yang tersebar di Desa Hampalit, Talangkah, Banut Kalanaman, dan Talian Kereng.
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar mengatakan, penanganan dampak karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak.
Menurutnya, pemerintah tidak hanya berfokus pada pemadaman api, tetapi juga memastikan masyarakat yang terdampak memperoleh perhatian dan bantuan.
“Tidak mungkin membangun daerah ini dengan sendirinya. Kita harus bersama, bergotong royong dan saling membantu. Bukan waktunya saling menyalahkan, tetapi bagaimana kita mencari solusi,” tegas Agustiar.
Gubernur juga menekankan pentingnya kehadiran pemerintah secara langsung di tengah masyarakat untuk mengetahui kondisi dan kebutuhan warga, khususnya mereka yang terdampak karhutla.
“Saya ini bukan petugas partai. Saya adalah petugas bapak dan ibu sekalian. Masyarakat yang memilih dan menggaji saya. Karena itu, kalau ada kesulitan, sampaikan kepada kami,” ucapnya.
Gubernur Agustiar turut mengingatkan agar penyaluran bantuan dilakukan secara tepat sasaran. Masyarakat yang memenuhi kriteria penerima harus mendapatkan haknya tanpa membedakan latar belakang.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Provinsi Kalteng, Linae Victoria Aden mengatakan, bantuan pangan yang disalurkan pemerintah provinsi juga ditujukan kepada masyarakat terdampak karhutla yang berada di luar penerima Kartu Huma Betang Sejahtera.
Masyarakat yang merasa memenuhi kriteria penerima KHBS tetapi belum terdaftar dapat berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan maupun melalui kanal pengaduan yang tersedia.
Setiap pengajuan akan melalui proses verifikasi dan validasi sebelum ditetapkan sebagai penerima manfaat.
Selain bantuan pangan, bantuan sosial KHBS, dan air bersih, Pemprov Kalteng juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi masyarakat Katingan.
Layanan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan akses pemeriksaan kesehatan bagi warga yang terdampak karhutla.
Bupati Katingan, Saiful menyampaikan, apresiasi atas perhatian Pemprov Kalteng kepada masyarakat Katingan. Bantuan tersebut dinilai penting bagi warga, terutama di tengah kondisi karhutla yang masih terjadi di wilayah tersebut.
Penanganan dampak karhutla dilakukan melalui kolaborasi pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten, TNI-Polri, relawan, dan masyarakat.
Upaya tersebut mencakup pemadaman api, perlindungan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar, penyediaan air bersih, hingga layanan kesehatan. (asp)





