BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus mengintensifkan distribusi air bersih guna meringankan beban masyarakat serta memenuhi kebutuhan dasar warga di wilayah terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Berdasarkan data Pemprov Kalteng, akumulasi bantuan air bersih yang telah disalurkan sejak 30 Agustus hingga 15 Oktober 2026 tercatat mencapai 10.002.150 liter.
Penyaluran air bersih tersebut dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan dengan menyasar daerah-daerah yang mengalami krisis air akibat dampak karhutla.
Khusus pada Kamis (15/10/2026), suplai harian sebanyak 121.600 liter didistribusikan ke enam kabupaten, yakni Seruyan, Barito Timur, Kotawaringin Barat, Barito Utara, Murung Raya, dan Katingan.
Alokasi terbesar disalurkan ke Kabupaten Seruyan sebanyak 60.900 liter untuk warga di Desa Halimaung Jaya (4.000 liter), Desa Sungai Undang (4.000 liter), Desa Sembuluh II (7.700 liter), Desa Terawan (6.000 liter), Desa Bangkal (28.600 liter), Desa Sembuluh I (8.400 liter), dan Desa Selunuk (2.200 liter).
Sementara itu, Kabupaten Barito Timur menerima pasokan 24.400 liter yang dialokasikan ke Dusun Bantai Karau.
Kabupaten Kotawaringin Barat memperoleh 22.300 liter yang disebar ke Desa Umpang (1.300 liter), Desa Bangkuang (12.000 liter), Kelurahan Mendawai (5.000 liter), Kelurahan Madurejo (2.000 liter), dan Desa Sungai Kapitan (2.000 liter).
Adapun Kabupaten Barito Utara menerima 8.000 liter untuk Dusun Parang Kampeng dan Desa Ipu.
Kabupaten Murung Raya mendapatkan 3.600 liter untuk Desa Sungai Lunuk, Kelurahan Puruk Cahu Seberang, dan Desa Muara Jaan. Sedangkan Kabupaten Katingan disuplai sebanyak 2.400 liter untuk warga Kelurahan Kasongan Lama.
Langkah tanggap darurat ini terus dipantau secara berkala agar pendistribusian air bersih berlangsung tepat sasaran serta menjangkau seluruh lapisan masyarakat yang membutuhkan di Bumi Tambun Bungai. (asp)





