BALANGANEWS, KUALA KURUN – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) terus membuktikan dedikasi dalam memberikan pelayanan prima dan menjaga situasi Kamtibmas yang kondusif.
Melalui layanan Call Center 110, personel Polres Gumas menunjukkan aksi sigap dalam merespon berbagai aduan masyarakat, mulai dari bantuan kemanusiaan dan penanganan gangguan keamanan yang terjadi sepanjang malam hingga dini hari.
Pada Jumat (27/3/2026) pukul 20.18 WIB, petugas menerima permohonan pendampingan dari warga di Kurun Seberang, dengan membawa salah satu warga yang meninggal dunia karena sakit menuju RSUD Kuala Kurun, untuk dilakukan pemeriksaan medis secara resmi dan prosedural.
“Kami segera bergegas menuju rumah duka untuk mendampingi pihak keluarga yang sedang berduka,” ujar Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Piket Pamapta Ipda Sumber Nadi, Sabtu (28/3/2026).
Selanjutnya pada Sabtu (28/3/2026) pukul 01.40 WIB, personel mendapatkan laporan masyarakat terkait gangguan ketertiban umum, akibat suara audio dari sebuah acara syukuran yang dinilai mengganggu waktu istirahat warga sekitar, di Jalan Nanas, Kota Kuala Kurun.
“Personel kami hadir di lokasi untuk memberikan imbauan secara humanis, sehingga situasi kembali tenang,” terangnya.
Kemudian pada malam yang sama tepatnya pukul 03.13 WIB, Call Center 110 menerima laporan darurat terkait aksi percobaan pencurian. Seorang pria dilaporkan mencoba membongkar Toko Obat Ibu Arit di Jalan Sangkurun, dengan membawa senjata tajam jenis parang.
“Kecepatan personel dalam merespons laporan ini berhasil mencegah terjadi kerugian materiil maupun korban jiwa di lokasi kejadian,” jelasnya.
Dia mengatakan, seluruh rangkaian penanganan pengaduan tersebut dipimpin langsung oleh Piket Pamapta bersama personel piket fungsi lainnya. Dengan pola pengamanan yang terintegrasi, tim gabungan memastikan setiap laporan masyarakat ditindaklanjuti cepat sesuai standar operasional prosedur (SOP) kepolisian.
“Layanan Call Center 110 adalah garda terdepan Polri untuk hadir di tengah kesulitan warga. Setiap laporan yang masuk akan menjadi prioritas utama, untuk segera ditangani demi menjamin rasa aman masyarakat,” tegasnya.
Dia menyampaikan, Polri berkomitmen bahwa Call Center 110 bukan sekadar saluran telepon, tetapi jembatan kepercayaan antara Polri dan warga, baik itu urusan kemanusiaan dan gangguan kamtibmas.
“Personel kami akan langsung terjun ke lapangan demi memastikan keamanan dan ketertiban tetap terjaga,” tuturnya.
Berkat respon cepat dari jajaran Polres Gumas, seluruh rangkaian kejadian itu berhasil ditangani dengan aman dan kondusif tanpa adanya kendala berarti.
“Keberhasilan ini diharapkan semakin meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, serta mendorong masyarakat untuk tidak ragu melaporkan setiap kejadian melalui layanan 110 yang tersedia selama 24 jam,” tandasnya. (ahs)





