Polres Gumas Gandeng SPPG Edukasi Gizi Anak di Desa Tumbang Empas

Suasana pelaksanaan edukasi gizi ke para murid TK dan SD di Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya, Selasa, 12 Mei 2026.

BALANGANEWS, KUALA KURUN – Upaya untuk menciptakan generasi emas yang sehat dan cerdas terus digalakkan oleh jajaran Polres Gunung Mas (Gumas). Salah satunya yakni berkolaborasi dengan SPPG Yayasan Kemala Bhayangkari memberikan edukasi gizi secara masif kepada anak di Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya.

Edukasi dilakukan oleh tim pelaksana dari tenaga profesional yang dipimpin oleh Kesi selaku Ahli Gizi, didampingi oleh Kristian yang bertanggung jawab di bagian Akuntan, Panca Putri Aritonang sebagai Asisten Lapangan, serta Rindi yang mengelola administrasi kegiatan.

“Edukasi menyasar tiga titik yaitu TK Dharma Wanita Rangan Tate, SDN Rangan Tate, hingga Posyandu Rangan Tate. Edukasi itu berupa pola makan sehat kepada anak usia dini, pelajar dan para orang tua,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat, S.H, M.Si, Selasa (12/5/2026).

Dia mengatakan, materi utama yang disampaikan dalam edukasi adalah pemaparan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Program ini bukan sekadar pemberian makanan biasa, tetapi upaya strategis pemerintah melalui Polri, dalam meningkatkan kualitas kesehatan fisik maupun kecerdasan anak bangsa.

“Kami tekankan pentingnya konsep gizi seimbang dalam menu harian, dan ambang batas maksimal konsumsi MBG yang bermanfaat untuk tubuh, serta mengedukasi anak tentang jenis makanan memiliki protein dan karbohidrat sebagai bahan bakar utama pertumbuhan,” jelasnya.

Dia menyampaikan, edukasi bertujuan agar anak dan orang tua dapat secara mandiri memanfaatkan potensi pangan lokal Desa Tumbang Empas, untuk untuk memenuhi kebutuhan nutrisi keluarga tanpa harus bergantung pada produk instan.

“Anak-anak dan para ibu yang hadir tampak antusias saat tim mengenalkan berbagai sumber makanan hewani dan nabati,” tuturnya.

Dia menyampaikan, kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam mendukung program ketahanan kesehatan anak, yang menjadi investasi jangka panjang untuk keamanan dan kemajuan daerah.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal program seperti ini, demi memastikan anak-anak mendapat asupan gizi yang layak dalam upaya memutus rantai stunting,” ujarnya.

Dia berharap edukasi yang dilakukan akan mampu meningkatkan kesadaran akan pola hidup sehat di tingkat keluarga. Sinergi kepolisian, tenaga ahli gizi, dan masyarakat diharapkan menjadi kunci utama dalam mewujudkan sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Gumas.

“Kehadiran tim ahli juga mendapat apresiasi positif dari para guru dan tokoh masyarakat setempat yang merasa sangat terbantu dengan adanya edukasi gizi,” tandasnya. (ahs)