BALANGANEWS, KUALA KURUN – Dalam rangka mewujudkan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) bergerak cepat dan inovatif mendukung program Asta Cita Presiden RI, melalui penyaluran Makan Bergizi Gratis (MBG) ke titik pusat kegiatan di SPPG Desa Tumbang Empas, Kecamatan Mihing Raya, Kabupaten Gumas.
Program MBG ini digerakkan institusi Polri dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat di pelosok daerah, yang selaras dengan pilar utama Asta Cita, dengan menitikberatkan pembangunan manusia yang berkelanjutan.
“Langkah strategis ini tidak hanya bertujuan untuk menekan angka stunting yang menjadi salah satu prioritas nasional, tetapi juga untuk memastikan pemenuhan gizi kelompok rentan,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Kabag Ops AKP Nurheriyanto Hidayat, S.H, M.Si, Rabu, 20 Mei 2026.
Dia mengakui, pelaksanaan program yang diinisiasi Satuan Pelayanan Peningkatan Gizi (SPPG) Yayasan Kemala Bhayangkari atau yang lebih dikenal Kemala Presisi Polres Gumas ini dikomandoi Kepala SPPG Hendrika Ronaldo S.Tr.Sos, dengan berkolaborasi dengan tenaga kesehatan agar standar operasional program berjalan lancar, aman, dan tepat sasaran sesuai panduan kesehatan.
“Kami dari jajaran Polres Gumas komitmen penuh mengawal dan menyukseskan program Asta Cita Presiden, khususnya melalui penyediaan MBG ini. Kami harap asupan gizi yang baik menjadi fondasi kuat bagi pertumbuhan generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan bebas stunting,” jelasnya.
Untuk menjamin kualitas dan keamanan sajian, seluruh proses penyiapan dan distribusi makanan diawasi secara ketat oleh Ahli Gizi yang bertugas, yakni Kesi, A.Md.Gz. Menu yang dihidangkan telah ditakar dan disesuaikan dengan Angka Kecukupan Gizi (AKG) harian yang direkomendasikan.
“Kandungan protein hewani, sayur mayur, maupun karbohidrat dipastikan higienis, agar memberikan manfaat maksimal terhadap daya tahan maupun metabolisme tubuh penerima,” terangnya.
Dia menuturkan, jangkauan distribusi MBG dinilai sangat efektif karena mencakup beberapa fasilitas kesehatan tingkat pertama yang menjadi garda terdepan di masyarakat.
“Lokasi sasaran itu meliputi Posyandu Desa Dahian Tambuk, Posyandu Seroja di Desa Tumbang Danau, Posyandu Mandiri I di Desa Rangan Tate, serta Posyandu Hapakat di Kelurahan Kampuri,” ujarnya.
Berdasarkan data tim SPPG di lapangan, program MBG berhasil menyentuh ratusan warga yang membutuhkan gizi dari pemerintah. Rinciannya, bantuan makanan bernutrisi tinggi itu disalurkan kepada 305 orang balita, 49 orang ibu menyusui, serta 29 orang ibu hamil yang tersebar di wilayah pelayanan posyandu tersebut.
“Sinergitas yang terbangun antara jajaran kepolisian, tenaga kesehatan, dan aparatur desa ini diharapkan dapat menjadi role model atau percontohan bagi daerah lain di Provinsi Kalteng,” tegasnya.
Suasana keceriaan terlihat jelas di setiap titik lokasi penyaluran. Para ibu rumah tangga menyambut antusias kehadiran personel kepolisian dan tim kesehatan yang dengan ramah membagikan paket makanan. Selain membagikan nutrisi, tim juga menyisipkan edukasi ringan nan interaktif mengenai pentingnya menjaga pola asuh, kebersihan lingkungan, serta pola makan seimbang di rumah.
“Melalui jaminan asupan gizi sejak anak berada di dalam kandungan hingga masa balita, ancaman gangguan pertumbuhan kognitif maupun fisik dapat dicegah sedini mungkin guna menyongsong generasi emas Indonesia,” katanya.
Ke depan, Polres Gumas melalui Yayasan Kemala Bhayangkari akan terus melakukan evaluasi dan pengawalan untuk memastikan keberlanjutan program mulia ini.
“Aksi nyata ini membuktikan bahwa Polri tidak hanya sekadar hadir sebagai aparat penegak hukum, tapi juga sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat yang tulus peduli terhadap kesejahteraan warga,” pungkasnya. (ahs)





