BALANGANEWS, KUALA KURUN – Kepolisian Resor (Polres) Gunung Mas (Gumas) terus komitmen menciptakan situasi kamtibmas kondusif dan nyaman untuk masyarakat, melalui kegiatan patroli preventif berskala intensif yang dikemas, dalam bentuk kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD), pada Rabu 20/5/2026) pukul 21.30 WIB.
“Patroli rutin sebagai upaya untuk mengantisipasi gangguan keamanan, seperti aksi balapan liar dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis alias brong,” ucap Kapolres Gumas AKBP Heru Eko Wibowo, S.I.K, M.H, melalui Piket Pamapta Ipda M. Ramli, Kamis (21/5/2026).
Dia mengatakan, patroli dilakukan secara humanis ini menyisir sejumlah tempat yang kerap dijadikan oleh para pemuda untuk berkumpul pada malam hari, seperti di Jalan Tjilik Riwut, Yos Sudarso dan Taman Kota Kuala Kurun.
“Patroli dilakukan menyikapi tingginya aspirasi dan keresahan warga terkait kebisingan di malam hari, yang diadukan melalui layanan Call Center 110 dan di akun media sosial resmi Polres Gumas,” jelasnya.
Saat menjumpai kerumunan remaja di beberapa titik nongkrong, kata dia, personel patroli tidak langsung melakukan tindakan represif. Tetapi mendekati para pemuda dan membuka ruang dialog edukatif untuk memberi pemahaman mendalam terkait risiko fatal dari aksi balapan liar.
“Kami fokus memberikan imbauan terkait dampak negatif dari penggunaan knalpot brong. Itu karena kebisingan yang dihasilkan sangat mengganggu ketenteraman warga, khususnya lansia dan balita,” terangnya.
Dia mengajak generasi muda untuk menyalurkan energi mereka ke hal-hal yang lebih positif, bukan dengan balapan liar atau memakai knalpot bising. Mereka harus memahami pentingnya untuk saling menghargai sesama pengguna jalan dan warga sekitar.
“Kami ingin terus mewujudkan pelayanan prima dan kesigapan mengayomi seluruh masyarakat, demi memastikan kenyamanannya saat beristirahat,” ujar Ramli.
Melalui patroli KRYD tersebut, Polres Gumas sukses melakukan pencegahan dini terhadap potensi dari gangguan ketertiban.
“Kami juga mengapresiasi masyarakat yang aktif memanfaatkan kanal aduan digital, demi menjaga kondusifitas daerah,” pungkasnya. (ahs)





