Stok Beras Aman Jelang Lebaran, DPRD Kalteng Minta Harga Tetap Stabil

Img 20260205 Wa0043
Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah. (ist)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Perum Bulog Kantor Wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng) memastikan ketersediaan dan stabilitas harga pangan di wilayah setempat tetap terjaga dengan baik menjelang masuknya bulan suci Ramadan hingga Hari Raya Idulfitri 2026.

Saat ini, Bulog Kalteng tercatat menguasai stok beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 14.458 ton.

Jumlah tersebut dinilai sangat mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat serta melakukan intervensi pasar guna mencegah lonjakan harga di seluruh kabupaten/kota di Kalteng.

Menanggapi kepastian stok tersebut, Ketua Komisi II DPRD Kalteng, Siti Nafsiah, menyampaikan rasa syukur dan apresiasinya. Menurutnya, jaminan ketersediaan pangan merupakan kabar baik bagi masyarakat yang akan segera menyambut bulan penuh berkah.

“Memang demikianlah yang kita harapkan, kami berharap ketersediaan pangan tetap terjaga dengan baik tidak hanya Ramadan tetapi juga menghadapi Hari Raya Idul Fitri yang akan datang dan demikian juga dengan harga-harga kita harapkan stabil,” ucap Siti Nafsiah, Kamis (5/2/2026).

Politisi Golkar ini menekankan pentingnya stabilitas harga agar masyarakat dapat menjalani ibadah puasa hingga merayakan lebaran dengan tenang, tanpa harus terbebani oleh tingginya harga kebutuhan pokok atau kekhawatiran akan kelangkaan stok di pasaran.

Siti Nafsiah juga memberikan apresiasi khusus kepada Bulog Kalteng serta Pemerintah Kota Palangka Raya atas langkah-langkah proaktif yang telah dilakukan dalam menjaga ketahanan pangan daerah. Namun, ia mengingatkan agar keberhasilan menjaga stok ini tetap dibarengi dengan pengawasan yang ketat di lapangan.

Ia meminta pihak terkait untuk melakukan pemantauan berkala guna mengantisipasi adanya oknum-oknum yang mencoba mengambil keuntungan di tengah meningkatnya permintaan masyarakat menjelang hari besar keagamaan nasional (HBKN).

“Pemantauan di lapangan tetap harus dilakukan secara berkala untuk memastikan kestabilan tersebut benar-benar dirasakan oleh masyarakat hingga ke tingkat bawah,” tambahnya.

Dengan koordinasi yang kuat antara Bulog, Pemerintah Daerah, dan legislatif, diharapkan inflasi di sektor pangan di Kalimantan Tengah dapat terus terkendali, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga selama periode Ramadan dan Idulfitri 1447 Hijriah. (asp)