Purdiono Dorong Pembangunan Merata hingga Desa

Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Purdiono

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Anggota Komisi I DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Purdiono, menegaskan pemerataan pembangunan harus menjadi perhatian utama pemerintah daerah agar manfaat pembangunan dapat dirasakan seluruh masyarakat, termasuk yang tinggal di wilayah pedesaan dan daerah tertinggal.

Menurutnya, pembangunan yang merata menjadi fondasi penting dalam mempercepat kemajuan daerah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.

“Pembangunan di desa harus menjadi prioritas. Infrastruktur dan pelayanan dasar di tingkat desa adalah fondasi kemajuan daerah secara keseluruhan,” ujarnya, belum lama ini.

Ia mengatakan pembangunan tidak boleh hanya terpusat di kawasan perkotaan. Pemerintah daerah perlu memastikan berbagai program pembangunan menjangkau desa-desa yang masih membutuhkan dukungan infrastruktur maupun pelayanan dasar.

Purdiono menjelaskan, infrastruktur yang memadai akan memberikan dampak langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat. Selain itu, peningkatan akses jalan, pendidikan, kesehatan, dan layanan publik lainnya diyakini mampu mempercepat pertumbuhan wilayah pedesaan.

Menurutnya, program pembangunan yang telah disusun Pemerintah Provinsi Kalteng akan mulai dilaksanakan pada 2026 setelah mendapat persetujuan DPRD dengan sejumlah catatan yang harus menjadi perhatian dalam pelaksanaannya.

Ia menegaskan setiap program harus dijalankan secara tepat sasaran dan disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat tanpa mengabaikan keberlanjutan fiskal.

“Target yang ada saat ini masih berupa proyeksi. Pelaksanaannya bisa berubah sesuai dinamika dan perkembangan di lapangan,” katanya.

Selain itu, Purdiono menyebut DPRD akan terus mengawal pelaksanaan berbagai program pembangunan melalui fungsi pengawasan agar seluruh kegiatan berjalan sesuai perencanaan.

“Pengawasan tidak cukup hanya lewat laporan. Kami akan turun langsung ke lapangan dan siap menjadi jembatan untuk mencari solusi bersama pemerintah,” tandas Purdiono. (asp)