BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – DPRD Kota Palangka Raya mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Palangka Raya mengevaluasi dan merevisi skema pembagian hasil retribusi parkir tepi jalan umum agar mampu memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Wakil Ketua II Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Syaufwan Hadi, menilai pola pembagian yang berlaku saat ini belum ideal karena porsi penerimaan pemerintah daerah dinilai masih terlalu kecil dibandingkan dengan bagian yang diterima pengelola parkir.
Menurut Syaufwan, peningkatan PAD tidak hanya bergantung pada upaya pemerintah dalam memungut pajak dan retribusi, tetapi juga harus didukung dengan sistem pengelolaan yang efektif, transparan, dan memberikan manfaat optimal bagi daerah.
“Skema yang ada saat ini perlu dievaluasi agar kontribusi retribusi parkir terhadap PAD bisa lebih maksimal tanpa mengabaikan hak para juru parkir,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).
Pernyataan tersebut disampaikan usai Komisi I DPRD Kota Palangka Raya melaksanakan studi banding ke DPRD Provinsi Jawa Timur dan DPRD Kabupaten Sidoarjo pada 21–24 Juni 2026. Dalam kunjungan itu, rombongan mempelajari berbagai strategi peningkatan PAD, termasuk sistem pengelolaan parkir yang diterapkan di sejumlah daerah.
Syaufwan menjelaskan, beberapa daerah telah menerapkan sistem pembagian hasil yang dinilai lebih proporsional, bahkan memanfaatkan digitalisasi untuk meningkatkan transparansi dan efektivitas pengelolaan retribusi parkir.
Ia menilai pengalaman tersebut dapat menjadi referensi bagi Pemkot Palangka Raya dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sesuai kondisi daerah.
Selain revisi skema bagi hasil, Syaufwan juga menekankan pentingnya penguatan fungsi pengawasan terhadap Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) agar proses pemungutan pajak dan retribusi berjalan sesuai aturan serta mampu meningkatkan penerimaan daerah secara berkelanjutan.
“Kami berharap pengelolaan retribusi parkir ke depan semakin optimal sehingga mampu meningkatkan PAD yang nantinya akan kembali dimanfaatkan untuk pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (asp)





