BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Upaya memperkuat pengelolaan transportasi dan pengawasan lalu lintas menjadi perhatian Komisi II DPRD Kota Palangka Raya. Untuk mendapatkan referensi, rombongan komisi melakukan kunjungan kerja ke Dinas Perhubungan Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Kamis (6/8).
Kunjungan tersebut dimanfaatkan untuk menggali berbagai pengalaman terkait pengelolaan lalu lintas angkutan jalan, pengawasan transportasi hingga langkah-langkah yang dilakukan pemerintah daerah dalam menjaga keselamatan pengguna jalan.
Rombongan DPRD diterima Kepala Dishub Kobar Rawandi bersama jajaran kepala bidang. Pertemuan berlangsung dalam suasana pertukaran informasi mengenai kebijakan dan pelaksanaan urusan perhubungan di daerah.
Rawandi menjelaskan, salah satu pembahasan dalam kunjungan tersebut berkaitan dengan pengawasan urusan perekonomian yang memiliki keterkaitan dengan lalu lintas angkutan jalan.
“Studi banding tersebut difokuskan pada pengawasan urusan perekonomian yang berkaitan dengan pengelolaan dan pengawasan lalu lintas angkutan jalan, termasuk upaya menjaga keselamatan dan keamanan transportasi di wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat,” jelasnya.
Anggota Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Khemal Nasery, mengatakan kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi DPRD untuk melihat secara langsung pola pengawasan dan strategi yang diterapkan Dishub Kobar.
Menurutnya, setiap daerah memiliki karakteristik lalu lintas dan persoalan transportasi yang berbeda. Karena itu, pengalaman dari daerah lain perlu dipelajari untuk melihat pendekatan yang dapat disesuaikan dengan kondisi Kota Palangka Raya.
“Kami ingin menggali bagaimana pola dan strategi yang diterapkan di Kobar dalam mengelola sekaligus melakukan pengawasan lalu lintas. Ini bisa menjadi bahan bagi kami untuk melihat apa yang dapat diterapkan di Palangka Raya,” ujar Khemal.
Ia menilai hasil kunjungan tidak hanya menjadi informasi bagi anggota DPRD, tetapi juga dapat digunakan sebagai bahan evaluasi dalam mendorong peningkatan tata kelola transportasi daerah.
Khemal berharap berbagai praktik yang dinilai efektif dapat menjadi referensi untuk memperkuat pengawasan lalu lintas angkutan jalan di Palangka Raya. Langkah tersebut diharapkan turut mendukung terciptanya sistem transportasi yang lebih tertib, aman dan mampu memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pengguna jalan.
“Semoga hasil studi banding ini bisa menjadi masukan untuk memperkuat pengawasan lalu lintas angkutan jalan dan mendukung terciptanya transportasi yang aman serta tertib di Kota Palangka Raya,” pungkasnya. (asp)





