Hasan Busyairi Minta Pencegahan Karhutla Libatkan Seluruh Elemen Masyarakat

Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi
Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Upaya mengantisipasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kota Palangka Raya membutuhkan kesiapan petugas serta partisipasi aktif masyarakat. Anggota Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Hasan Busyairi, menilai keterlibatan berbagai pihak menjadi faktor penting untuk mencegah kebakaran meluas, khususnya selama musim kemarau.

Menurut Hasan, pengendalian karhutla harus dilakukan melalui langkah pencegahan yang terencana dan koordinasi yang baik. Pemerintah daerah, aparat, petugas pemadam kebakaran, relawan, dan masyarakat perlu saling mendukung agar potensi kebakaran dapat diketahui lebih awal.

“Kerja sama yang baik antara pemerintah, aparat, petugas pemadam, relawan, dan masyarakat perlu terus diperkuat agar potensi kebakaran dapat diketahui dan ditangani sejak dini,” ujarnya, Rabu (19/8/2026).

Ia menjelaskan, warga memiliki peran penting dalam pengawasan lingkungan karena beraktivitas langsung di kawasan tempat tinggal masing-masing. Informasi mengenai kemunculan titik api atau asap dapat menjadi peringatan awal bagi petugas untuk segera melakukan pemeriksaan dan penanganan.

Hasan menegaskan, kecepatan pelaporan sangat diperlukan untuk mencegah api menjalar ke kawasan lain. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau tidak mengabaikan tanda-tanda kebakaran dan segera menyampaikannya kepada pihak terkait.

Selain pelaporan, ia mengingatkan pentingnya menghindari kegiatan yang berpotensi memicu kebakaran, terutama di kawasan dengan kondisi lahan yang mudah terbakar. Kesadaran menjaga lingkungan dinilai menjadi bagian dari upaya mengurangi risiko karhutla.

Di sisi lain, kesiapan personel dan ketersediaan sarana pendukung juga perlu mendapat perhatian. Menurutnya, penanganan yang efektif memerlukan dukungan peralatan, komunikasi, serta pembagian peran yang jelas di antara unsur yang terlibat.

“Pemerintah dan masyarakat harus bergerak bersama. Pencegahan akan lebih maksimal apabila seluruh pihak memiliki tanggung jawab dan kepedulian yang sama,” tegasnya.

Hasan berharap semangat gotong royong dalam menjaga lingkungan terus diperkuat. Ia menilai upaya pencegahan yang dilakukan secara konsisten dapat membantu mengurangi risiko kebakaran sekaligus melindungi kesehatan dan aktivitas masyarakat dari dampak kabut asap.

Ia pun mengajak warga Palangka Raya untuk meningkatkan kewaspadaan selama musim kemarau dan segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar.(Asp)