BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Tengah (Kalteng) menerima kunjungan kerja Komisi III DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) di Kantor KONI Kalteng, Jumat (5/6/2026).
Kunjungan ini dalam rangka konsultasi dan koordinasi menjelang pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIII Tahun 2026.
Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, memimpin langsung kunker tersebut, bersama sejumlah anggota dewan.
Kehadiran dewan Kotim ini disambut langsung oleh Ketua Harian KONI Kalteng Hasanuddin Noor, Kabid Organisasi Merry Anitha, Wakil Ketua Bidang Prestasi Samuel Rasad, serta jajaran pengurus KONI Kalteng lainnya.
Pertemuan tersebut menjadi momentum bagi KONI Kalteng untuk memaparkan berbagai perkembangan dan kesiapan pelaksanaan Porprov XIII yang akan digelar di Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) sebagai tuan rumah.
Ketua Komisi III DPRD Kotim, Dadang Siswanto, mengatakan kunjungan tersebut dilakukan untuk memperoleh informasi secara menyeluruh terkait pelaksanaan Porprov yang akan berlangsung dalam beberapa bulan mendatang.
“Kami ingin mendapatkan informasi lengkap terkait kesiapan Porprov yang tinggal beberapa bulan lagi. Data ini penting agar kami di legislatif bisa memperjuangkan anggaran hibah yang maksimal buat KONI Kotim,” ujar Dadang.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Harian KONI Kalteng, Hasanuddin Noor menjelaskan, sejumlah perkembangan terkini, termasuk perubahan jadwal pelaksanaan Porprov XIII yang dimajukan dari semula 4 Oktober menjadi 2 Oktober 2026.
Penyesuaian jadwal dilakukan agar pelaksanaan ajang olahraga terbesar di Kalimantan Tengah itu dapat bersinergi dengan rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Kotawaringin Barat.
Selain itu, KONI Kalteng juga memaparkan perkembangan tahapan pendaftaran atlet dari seluruh kabupaten dan kota peserta.
Melalui Bidang Sekretariat, tercatat Kabupaten Kotawaringin Timur telah mendaftarkan sebanyak 957 atlet pada tahap awal, menjadikannya kontingen terbesar kedua setelah tuan rumah Kobar yang mendaftarkan 1.087 atlet.
KONI Kalteng menegaskan, seluruh proses verifikasi atlet saat ini memasuki tahap pendaftaran by name sebelum nantinya dilakukan validasi data dan penerbitan kartu identitas resmi atlet yang dijadwalkan rampung pada Juli hingga Agustus 2026.
Dalam kesempatan tersebut, KONI Kalteng juga mengingatkan pentingnya perlindungan bagi atlet dan ofisial selama pelaksanaan Porprov.
Seluruh atlet, pelatih, manajer, dan ofisial diwajibkan terdaftar dalam program BPJS Ketenagakerjaan guna menjamin keselamatan dan perlindungan selama mengikuti pertandingan.
Tak hanya membahas kesiapan teknis Porprov, KONI Kalteng juga memberikan solusi terhadap persoalan dualisme kepengurusan Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) di Kabupaten Kotawaringin Timur yang menjadi perhatian DPRD Kotim.
Melalui Bidang Hukum, KONI Kalteng menyarankan para atlet silat tetap dapat mengikuti Porprov dengan membuat surat pernyataan bertanding atas nama Kabupaten Kotawaringin Timur sehingga tidak terdampak konflik organisasi yang masih berlangsung.
KONI Kalteng juga menyatakan siap memfasilitasi komunikasi dan pertemuan dengan Pengurus Provinsi IPSI Kalimantan Tengah guna mencari penyelesaian terbaik demi menjaga hak atlet untuk tetap berkompetisi.
Kabid Organisasi KONI Kalteng, Merry Anitha, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Komisi III DPRD Kotim yang menunjukkan perhatian serius terhadap pembinaan olahraga daerah.
Menurutnya, sinergi antara legislatif dan KONI sangat penting dalam mendukung peningkatan prestasi olahraga sekaligus menyukseskan pelaksanaan Porprov XIII Tahun 2026.
Melalui koordinasi yang terus diperkuat dengan pemerintah daerah, DPRD, dan seluruh pemangku kepentingan olahraga.
KONI Kalteng optimistis Porprov XIII dapat berjalan sukses sekaligus menjadi ajang lahirnya atlet-atlet berprestasi yang akan mengharumkan nama Kalimantan Tengah di tingkat nasional. (asp)





