Festival Bonsai, 447 Pohon Dipamerkan di Bundaran Besar

Whatsapp Image 2025 08 29 At 10.58.03 Am

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Rumah Bonsai Indonesia (RUBI) Palangka Raya menggelar Pameran Nasional dan Festival Bonsai Palangka Raya 2025 dengan tema World Exhibition Bonsai di Bundaran Besar Palangka Raya.

Kegiatan ini berlangsung dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79 dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI, sekaligus mengusung semangat pelestarian alam Bumi Tambun Bungai, dengan slogan Back to Nature.

Ketua RUBI Palangka Raya, Rudi, mengatakan bahwa bonsai bukan sekadar tanaman hias, melainkan seni yang sarat makna, memerlukan kesabaran, ketekunan, serta mengandung filosofi hidup selaras dengan perjuangan dan pengabdian.

“Melalui pameran ini, kami ingin mempertemukan masyarakat, komunitas bonsai, serta institusi terkait. Selain mengenalkan seni bonsai sebagai budaya dan hobi positif, kegiatan ini juga mendukung pelestarian alam serta mendorong UMKM. Bonsai membutuhkan banyak elemen pendukung, seperti pot, media tanam, dan aksesoris, sehingga secara nyata turut menghidupkan ekonomi masyarakat,” ujarnya, Jumat (29/8).

Dalam festival ini, sebanyak 447 pohon bonsai dipamerkan dan dilombakan, berasal dari berbagai daerah, di antaranya Barito Kuala, Banjarmasin, komunitas bonsai Blora (Jawa Tengah), serta 14 kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan, menyatakan kegiatan ini merupakan dukungan Polri terhadap visi dan misi Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

“Polri ingin menghadirkan ruang-ruang positif bagi masyarakat. Melalui festival bonsai, kami berharap masyarakat tidak hanya senang menyaksikan, tetapi juga terdorong untuk menekuni seni bonsai. Semakin banyak masyarakat beraktivitas secara produktif, maka cita-cita menuju Kalteng maju dan sejahtera bisa tercapai,” ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya acara ini.

“Kami sangat berterima kasih. Harapan kami, kegiatan seperti ini mampu memberikan manfaat luas, baik dari sisi seni, pelestarian lingkungan, maupun nilai ekonomis yang bisa dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Festival bonsai ini juga menjadi ajang silaturahmi bagi komunitas pecinta bonsai dari berbagai daerah, sekaligus ruang bagi masyarakat Kalteng untuk mengenal lebih dekat seni bonsai yang penuh filosofi. YUD