BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng), H. Agustiar Sabran, menghadiri pengukuhan pengurus DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kalteng periode 2026-2031, di Bahalap Hotel Palangka Raya, Sabtu (14/2/2026).
Pada kesempatan tersebut, Gubernur Agustiar Sabran mengajak seluruh pengurus PKB Kalteng untuk memperkuat sinergi dalam membangun daerah.
Gubernur menekankan pentingnya kebersamaan dan silaturahmi sebagai instrumen untuk memudahkan koordinasi serta pembangunan daerah. Ia berharap dinamika politik masa lalu, seperti perbedaan pilihan dalam Pilkada, tidak lagi menjadi penghalang bagi persatuan masyarakat.
“Mari kita berpikir ke depan. Kalau kita berpikir ke belakang, kita tidak akan maju. Tidak mungkin saya sendiri bisa membangun tanpa kebersamaan, tapi dengan kebersamaan insyaallah yakin akan bisa untuk membangun,” ujar Agustiar Sabran.
Gubernur juga memberikan ucapan selamat kepada para pengurus PKB yang baru dilantik dan meminta mereka untuk mengemban amanah dengan penuh tekad demi kemajuan partai serta kontribusi nyata bagi Kalimantan Tengah.
Ia mengingatkan bahwa politik harus menjadi instrumen untuk memperjuangkan kepentingan orang banyak di atas kepentingan pribadi atau golongan.
Terkait visi-misi pembangunan, Agustiar memaparkan komitmennya untuk mengangkat harkat masyarakat lokal melalui Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Salah satu fokus utamanya adalah sektor pendidikan dengan program unggulan Satu Rumah Satu Sarjana dan jaminan pendidikan bagi anak-anak dari pedalaman hingga perkotaan.
“Kami tidak ingin melihat anak pedalaman sampai perkotaan yang tidak bisa sekolah, tidak bisa mengenyam pendidikan. Program kami, kami inginkan satu rumah satu sarjana. Pendatanya itu dari pedalaman,” tegasnya.
Selain pendidikan formal, Gubernur juga menyoroti pentingnya pembentukan karakter melalui penguatan adab dan nilai-nilai keagamaan. Ia menginginkan generasi muda Kalteng memiliki attitude yang baik sebagai fondasi dalam bersosialisasi dan membangun daerah dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Agustiar juga sempat menyentuh isu jaminan kesehatan dan dukungan anggaran daerah (APBD) yang dialokasikan untuk kepentingan masyarakat luas.
Ia mengajak seluruh elemen, termasuk para bupati di wilayah Kalteng, untuk memiliki komitmen yang sama dalam mendukung program-program strategis pemerintah provinsi demi kesejahteraan masyarakat Bumi Tambun Bungai.
“Kami tidak ingin melihat anak pedalaman sampai perkotaan tidak bisa sekolah,” tegas Gubernur Agustiar Sabran. (asp)
