BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) didorong untuk bergerak lebih progresif dalam memperkuat fondasi dunia usaha serta memperluas penyerapan lapangan kerja secara inklusif.
Langkah itu sangat berguna memastikan pertumbuhan ekonomi daerah mampu bersaing di pasar global sekaligus berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat lokal.
Hal tersebut tersebut ditegaskan oleh Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Korwil Kalimantan, Dr. Andi Muhammad Yuslim Patawari, menjelang pelaksanaan Musyawarah Provinsi (Musprov) VIII dan Pelantikan Dewan Pengurus KADIN Kalteng periode baru yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis–Jumat, 9–10 Juli 2026 di Palangka Raya.
Andi Muhammad Yuslim memaparkan, bahwa eskalasi kelas dunia usaha di Bumi Tambun Bungai memerlukan dukungan iklim investasi yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan.
Oleh sebab itu, mutu kemitraan strategis antara KADIN dan jajaran pemerintah daerah di tingkat provinsi hingga kabupaten/kota wajib ditingkatkan guna melahirkan kebijakan ekonomi yang tepat sasaran.
“KADIN adalah mitra pemerintah yang harus terus kita kembangkan menjadi lebih baik dan bagus ke depannya. Sinergi ini menjadi kunci agar pelaku usaha dapat berkontribusi nyata dalam menciptakan lapangan kerja. Tujuannya jelas, memajukan dunia usaha di Kalimantan Tengah, mulai dari tingkat provinsi hingga menyentuh kabupaten dan kota,” ujar Andi Muhammad Yuslim Patawari dalam keterangannya, Kamis (9/7/2026).
Lebih lanjut, ia menggarisbawahi bahwa kesiapan sektor industri lokal dalam membuka ruang penyerapan tenaga kerja harus diimbangi secara simultan dengan ketersediaan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompeten dan berdaya saing tinggi.
Dalam hal pengembangan kompetensi, KADIN Kalteng dinilai telah mengambil langkah nyata secara estafet.
Melalui forum Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) yang digelar pada 22–23 Desember 2025 lalu, organisasi ini telah resmi menginisiasi Program Mahasiswa Entrepreneur bernama “MATANG” (Miliarder Huma Betang).
Inisiatif program yang diselaraskan dengan visi strategis Pemerintah Provinsi Kalteng dalam mencetak wirausaha muda dari kalangan akademisi tersebut mendapat apresiasi khusus dari Andi Yuslim.
Ia mendorong agar program inkubasi bisnis ini dikawal secara konsisten melalui sosialisasi yang masif di lingkungan perguruan tinggi.
“Di Kalteng ini ada program Mahasiswa Entrepreneur MATANG. Ini adalah program yang sangat bagus untuk terus disosialisasikan agar tercipta ekosistem investasi yang kuat di Kalteng, serta melahirkan penyedia sumber daya manusia yang unggul,” tegas Andi Muhammad Yuslim.
Guna memastikan seluruh konsolidasi organisasi dan perumusan arah kebijakan ekonomi baru tersebut berjalan lancar, Andi Yuslim mengonfirmasi dirinya akan hadir secara langsung memimpin jalannya forum tertinggi pelaku usaha di Kalteng tersebut.
“Saya akan hadir di Musprov dan pelantikan KADIN Kalteng. Harapan kita bersama bahwa KADIN Kalteng akan bersinergi dengan para pelaku usaha dan pemerintah, baik di tingkat provinsi maupun daerah, untuk bersama-sama memajukan ekonomi Kalimantan Tengah,” pungkasnya. (asp)





