Lapas Perempuan Palangka Raya Pasarkan Karya Warga Binaan di CFD

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni beserta jajaran saat memamerkan dan memasarkan berbagai hasil karya warga binaan, mulai dari kerajinan tangan, kue hingga sayuran dalam kegiatan CFD Palangka Raya

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Beragam hasil karya warga binaan Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya turut meramaikan kegiatan Car Free Day (CFD) di Kota Palangka Raya, Minggu (9/8/2026) pagi.

Kehadiran produk tersebut menjadi bagian dari semarak HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 sekaligus menjadi kesempatan bagi warga binaan untuk memperkenalkan hasil pembinaan kepada masyarakat.

Berbagai produk dipamerkan dan dipasarkan dalam kegiatan tersebut. Mulai dari kerajinan tangan, aneka kue, hingga sayuran hasil program ketahanan pangan warga binaan.

Kepala Lapas Perempuan Palangka Raya, Hani Anggraeni, mengatakan kehadiran produk-produk tersebut menunjukkan hasil pembinaan kemandirian yang selama ini diberikan kepada warga binaan.

Menurutnya, pembinaan di dalam lapas tidak hanya diarahkan pada pembentukan kepribadian, tetapi juga membekali warga binaan dengan keterampilan yang dapat dikembangkan secara produktif dan memiliki nilai ekonomi.

Antusiasme masyarakat terlihat dari kunjungan ke stan produk warga binaan. Momentum CFD dinilai memberikan ruang yang lebih luas untuk memperkenalkan hasil karya sekaligus membuka peluang pemasaran kepada masyarakat.

“Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya dalam mendukung pemberdayaan warga binaan melalui pembinaan kemandirian, sehingga mereka memiliki keterampilan, kepercayaan diri, dan semangat untuk terus berkarya,” ujar Hani.

Dalam momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, produk-produk tersebut juga membawa pesan bahwa kemerdekaan dapat dimaknai melalui kesempatan untuk belajar, berkarya, berkembang, dan memperbaiki diri.

Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya berkomitmen melanjutkan pembinaan yang produktif dengan memberikan ruang bagi warga binaan untuk mengembangkan keterampilan sekaligus menunjukkan hasil karya kepada masyarakat. (asp)