Lapas Perempuan Palangka Raya Gelar Sidang TPP, Bahas Hak Integrasi Warga Binaan

Jajaran Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya melaksanakan Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk membahas usulan pemenuhan hak integrasi warga binaan sesuai ketentuan yang berlaku. Rapat dipimipin Kepala Lapas Perempuan Hani Anggraeni. (ist)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya menggelar Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) untuk membahas usulan pemenuhan hak integrasi bagi warga binaan, Kamis (8/10/2026).

Sidang tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi dan penelaahan terhadap warga binaan yang diusulkan memperoleh hak integrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Dalam sidang itu, tim mengkaji sejumlah aspek, meliputi perilaku warga binaan selama menjalani masa pidana, keaktifan mengikuti program pembinaan, serta kelengkapan persyaratan administratif.

Pembahasan dilakukan secara cermat untuk memastikan setiap usulan telah memenuhi persyaratan.

Penilaian tersebut juga menjadi pertimbangan dalam melihat kesiapan warga binaan menjalani proses reintegrasi sosial sebelum kembali ke tengah keluarga dan masyarakat.

Selain menelaah kelayakan usulan, Sidang TPP menjadi sarana mengevaluasi perkembangan warga binaan selama mengikuti program pembinaan di dalam lapas.

Hasil evaluasi selanjutnya menjadi bahan pertimbangan untuk menentukan tindak lanjut terhadap setiap usulan hak integrasi.

Kepala Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Hani Anggraeni, menegaskan bahwa proses pengusulan hak integrasi harus dilaksanakan secara terukur, objektif, dan sesuai prosedur.

“Dengan proses yang dilakukan secara terukur dan bertanggung jawab, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya berkomitmen mendukung terwujudnya sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan, pemenuhan hak, serta reintegrasi sosial warga binaan,” pungkas Hani.

Melalui pelaksanaan Sidang TPP secara berkala, Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya berupaya memastikan pemenuhan hak warga binaan berjalan sesuai ketentuan.

Hak integrasi diharapkan dapat mendukung keberlanjutan pembinaan sekaligus mempersiapkan warga binaan untuk kembali beradaptasi dan berperan di tengah masyarakat. (asp)