BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Palangka Raya mengingatkan masyarakat agar tidak menganggap remeh ancaman dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih menyelimuti wilayah Kalimantan Tengah.
Ketua MPC PP Kota Palangka Raya, Bush Valentino di Palangka Raya, menegaskan bahwa tingginya tingkat pencemaran udara akibat paparan asap memerlukan perhatian serius karena mengancam keselamatan dan kesehatan publik.
“Keselamatan masyarakat harus menjadi perhatian utama. Dalam kondisi kabut asap seperti sekarang, masyarakat sebaiknya mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak mendesak. Apabila harus keluar, gunakan masker yang sesuai untuk mengurangi paparan partikel asap,” ujar Bush, Kamis (15/10/2026).
Kondisi kualitas udara di Palangka Raya mencatatkan tingkat pencemaran tinggi. Berdasarkan hasil pemantauan pada Selasa (13/10), Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) sempat menyentuh angka 4.055 dengan parameter utama PM 2.5
Angka tersebut jauh melampaui batas ambang kategori berbahaya yakni lebih dari 300. Sementara pada Rabu (14/10) pagi, pemantauan tercatat sebesar 1.300.
Bush mengingatkan agar warga terkhusus kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta penderita gangguan pernapasan, melakukan langkah pencegahan sedini mungkin demi meminimalkan paparan partikel mikroskopis.
“Jangan menunggu sampai kondisi kesehatan terganggu baru mengambil tindakan. Lindungi diri sendiri, keluarga, dan orang-orang di sekitar kita. Kelompok rentan harus mendapat perhatian lebih agar tidak menjadi korban dampak kabut asap,” tegasnya.
Selain upaya perlindungan diri, Bush menekankan penanganan karhutla harus dilakukan secara berkesinambungan.
Menurutnya, pemadaman lapangan wajib dibarengi dengan pencegahan intensif, pemantauan titik api, hingga penegakan hukum bagi pelaku pembakaran.
“Jangan sampai kita terbiasa dengan kabut asap hingga menganggapnya sebagai hal biasa. Kesehatan masyarakat harus tetap menjadi prioritas, sementara penanganan dan pencegahan karhutla perlu terus diperkuat,” tutup Bush Valentino. (asp)





