Ini Harapan Razak Kepada Gubernur dan Wakil Gubernur Terpilih

PILKADA – Wakil Ketua I DPRD Provinsi Kalteng H Abdul Razak bersama By Zaidah Abdul Razak, ketika memberikan hak pilihnya di TPS 12, Kelurahan Menteng, Kecamatan Jekan Raya, Rabu (9/12/2020)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Beberapa daerah di Indonesia menggelar Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota, Rabu (9/12/2020).

Khususnya Kalimantan Tengah (Kalteng) dilaksanakan Pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur serta Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim).

Wakil Ketua DPRD Kalteng H Abdul Razak menilai, hal biasa dalam demokrasi pelaksanaan Pilkada, tentunya sesuai dengan tahapan Komisi Pemilihan Umum (KPU), telah melaksanakan kegiatan tahapan Pilkada mulai dari masa kampanye, sosialisasi dan memasuki masa tenang dan akhirnya mencoblos Rabu (9/12/2020), sebagai puncak dari semua tahapan Pilkada sekaligus akhir dari penantian masyarakat untuk melaksanakan hak pilih memilih pemimpin Kalteng 5 tahun ke depan.

“Dan di dalam pemilihan itu pasti ada yang menang dan ada yang kalah. Hari ini (kemarin.red) kita lihat hasilnya bersama, nanti siapa yang akan keluar jadi pemenang sesuai dengan pilihan masyarakat yang terbanyak di Kalteng ini yang akan menjadi Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng Periode 2021-2024. Siapapun yang terpilih itulah Gubernur kita yang harus kita hargai dan kita hormati,” kata Razak.

Ada 2 kandidat dalam pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng dan hal biasa di dalam suatu pemilihan atau pertandingan politik itu paslon maupun tim pemenangan, relawan ingin memenangkan pasangan yang didukungnya. Saatnya lagi semua kembali mengikatkan rasa kebersamaan, persatuan dan kesatuan untuk membangun Kalteng ke arah yang lebih baik dengan pemimpin yang dipilih.

Namun, proses Pilkada ini dilakukan setiap 5 tahun sekali, janganlah dampak dari pada saat melakukan kampanye, ada rasa ketidakpuasan maupun permusuhan itu harus selesai setelah terpilih Gubernur dan Wakil Gubernur. Hilangkanlah segala perbedaan, segala hal-hal yang mungkin ada kurang menyenangkan, menatap masa depan dengan pemimpin yang terpilih 9 Desember 2020.

Razak juga berharap kepada pemimpin yang terpilih nantinya, sesuai dengan kampanye, sosialisasi, visi misi dan program yang akan dilaksanakan, itulah yang diberikan kepada masyarakat. Dia yakin bahwa di antara dua pasangan yang maju dalam Pilkada Kalteng ini akan mampu melaksanakan apa saja yang jadi program dan dapat dilaksanakan ke depannya.

Menurut politkus senior dari partai Golkar ini, membangun itu bertahap dan berkelanjutan, pasti ada yang belum selesai, jadi wajar menilai mana yang sudah dilaksanakan maupun masih ada kekurangan itu wajar namun tetap berikan kesempatan. Bagi yang belum berhasil bisa maju lagi di 5 tahun yang akan datang. (ega)