BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pengurus Daerah Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Kalteng dan Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) Kalteng resmi dilantik di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur setempat, Minggu (30/8/2026) malam.
Prosesi pelantikan dan pengukuhan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua Umum Pengurus Pusat KAGAMA sekaligus Ketua Umum Pengurus Besar PODSI, M. Basuki Hadimuljono.
Kedua organisasi besar di Bumi Tambun Bungai ini tersebut dipimpin oleh Prof. Juni Gultom.
Dalam arahannya, Ketua Umum PP KAGAMA sekaligus Ketua Umum PB PODSI, M. Basuki Hadimuljono, berpesan agar seluruh alumni UGM yang tergabung dalam KAGAMA Kalteng senantiasa menjaga nama baik almamater serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.
“Alumni dan almamater harus menjadi kompas dan pagar bagi kita untuk menghindarkan diri dari perbuatan tercela. Mari kita selalu menjaga nama baik dan nama besar Universitas Gadjah Mada,” tegasnya.
Khusus untuk jajaran Pengprov PODSI Kalteng, Basuki mendorong kepengurusan baru di bawah nakhoda Juni Gultom untuk fokus membenahi tata kelola organisasi serta menggenjot pembinaan dan prestasi para atlet dayung.
Menurutnya, olahraga dayung merupakan salah satu cabor andalan yang memiliki potensi besar untuk mengharumkan nama Kalimantan Tengah dan Indonesia di kancah nasional maupun internasional.
Sementara itu, Sekda Kalteng yang mewakili Gubernur Agustiar Sabran, Linae Victoria Aden, berharap pengurus baru KAGAMA dan PODSI Kalteng dapat mengambil peran lebih besar dalam mendukung pembangunan daerah sesuai kapasitas dan bidang masing-masing.
“Saya berpesan, emban amanah ini dengan penuh tanggung jawab dan semangat pengabdian untuk bersama-sama turut serta membangun kemajuan daerah Bumi Tambun Bungai,” kata Linae.
Ia menekankan pentingnya sinergi dan kolaborasi antara organisasi dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat. KAGAMA, kata dia, diharapkan tidak sekadar menjadi wadah alumni, tetapi mampu menghadirkan kontribusi nyata dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.
“Tidak ada kemajuan tanpa kebersamaan. Kemajuan tidak bisa dibangun sendirian, perlu gotong royong semua elemen,” tuturnya.
Lina juga mendorong KAGAMA Kalteng berkontribusi dalam pengembangan sumber daya manusia, hilirisasi, hingga penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), dengan memanfaatkan kapasitas keilmuan, pengalaman, dan jaringan para alumninya.
Untuk PODSI Kalteng, ia berharap kepengurusan baru mampu mengangkat prestasi olahraga dayung sekaligus membentuk generasi muda yang sehat, disiplin, tangguh, sportif, dan bermental juara.
“Kalimantan Tengah bukan hanya memiliki kekayaan sungai dan perairan, tetapi juga banyak bakat atlet dayung berprestasi. Karena itu, saya minta PODSI Kalteng fokus pada pembinaan usia dini dan berkelanjutan,” jelasnya.
Sementara itu, Ketua Pengprov PODSI sekaligus Ketua Pengda KAGAMA Kalteng, Juni Gultom, menegaskan bahwa amanah yang diembannya bersama jajaran pengurus merupakan bentuk perjuangan dan pengabdian untuk memberikan kontribusi bagi bangsa, negara, dan daerah.
Ia menilai organisasi yang kuat membutuhkan tata kelola yang baik. Menurutnya, prestasi tidak hadir secara kebetulan, melainkan lahir dari sistem yang terbangun dengan baik serta pengelolaan yang profesional, transparan, dan akuntabel.
Usai pelantikan, Juni mengatakan keberadaan PODSI dan KAGAMA Kalteng harus mampu memberikan dampak nyata yang dapat dirasakan masyarakat.
Untuk KAGAMA Kalteng, ia menekankan pentingnya memadukan pemikiran akademis dengan langkah konkret di lapangan. Organisasi alumni tersebut, kata dia, siap mengawal dan mendukung berbagai program prioritas pemerintah daerah.
“Program yang akan dilaksanakan KAGAMA berfokus pada kepedulian nyata, baik dari aspek teoritis maupun praktis. Kami akan masuk pada isu-isu krusial daerah seperti pengentasan kemiskinan, penanganan kebakaran hutan dan lahan, hingga percepatan penurunan angka stunting,” ujar Juni.
Menurutnya, program kerja strategis serta target kepengurusan selama masa bakti akan dirumuskan lebih lanjut melalui rapat kerja yang dijadwalkan digelar setelah pelantikan.
Saat ini, potensi alumni UGM yang berada di Kalimantan Tengah diperkirakan mencapai sekitar 500 orang, baik yang telah terdaftar maupun yang belum tergabung secara resmi dalam organisasi.
Juni mengatakan, kepengurusan KAGAMA Kalteng juga akan berupaya merangkul kalangan alumni muda melalui pendekatan kepemimpinan transformasional. Pendekatan tersebut diharapkan dapat memberikan ruang bagi setiap anggota untuk mengoptimalkan potensi yang dimiliki dalam mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, KAGAMA Kalteng juga berencana melakukan pemetaan anggota sekaligus membentuk kepengurusan di sejumlah kabupaten, di antaranya Kotawaringin Barat, Kapuas, dan Murung Raya.
Di sektor olahraga, Juni Gultom menargetkan PODSI Kalteng dapat kembali meningkatkan prestasi di tingkat nasional hingga internasional.
Ia mengakui capaian prestasi dayung Kalteng dalam beberapa ajang sebelumnya menjadi bahan evaluasi bagi kepengurusan baru. Karena itu, pembinaan atlet dan penguatan sistem manajemen menjadi salah satu perhatian utama.
Menurut Juni, pembagian peran yang jelas antara atlet dan manajemen diperlukan agar proses pembinaan dapat berjalan lebih optimal.
“Dari aspek manajemen, kami akan memfokuskan pembinaan agar para atlet bisa berkonsentrasi penuh dalam berlatih. Tugas manajemen adalah menyiapkan sistem pendukung terbaik agar prestasi gemilang dapat kembali kita ukir,” tegasnya.
Ke depan, PODSI Kalteng akan berupaya menyatukan visi dan langkah seluruh pihak yang terlibat dalam pembinaan olahraga dayung. Sinergi antara atlet, pelatih, pemerintah daerah, dan masyarakat dinilai menjadi faktor penting dalam upaya meningkatkan prestasi.
“Mari kita tingkatkan kebersamaan demi membangun bangsa dan negara, khususnya untuk membawa Kalimantan Tengah yang kita cintai ini menjadi lebih maju,” pungkasnya. (asp)





