Muara Teweh, 18/1/2026 – Arah pembangunan Kabupaten Barito Utara pada tahun 2026 masih menitikberatkan pada pemerataan infrastruktur dasar. Anggota DPRD, H. Suparjan Efendi, menyebutkan salah satu fokus utamanya adalah pelebaran jalan di samping Jembatan Sei Tewei.
Dalam keterangan yang diberikan pada Minggu (18/1/2026), Suparjan menjelaskan bahwa penguatan akses antar-lingkungan seperti di RT 5 dan RT 6 menuju Manggala adalah bagian dari rencana besar tata ruang daerah. Hal ini bertujuan untuk mengurai kepadatan di jalur-jalur utama kota.
Jembatan Sei Tewei selama ini telah menjalankan fungsi strategis sebagai penghubung Karengan Jambu dan Manggala. Namun, lebar jalan yang tidak memadai di sisi turunan sering menjadi kendala bagi kendaraan bermuatan besar.
“Insya Allah tahun ini pengerjaannya akan dilaksanakan. Jalur ini merupakan aset penting daerah yang harus kita tingkatkan kualitasnya secara bertahap,” ungkap Suparjan.
DPRD menyatakan akan terus mengawasi realisasi proyek ini agar tidak melenceng dari jadwal yang telah ditentukan. Konsistensi dalam membangun jalan desa dan kelurahan diharapkan mampu memperkecil ketimpangan antarwilayah di Barito Utara.
Ia menambahkan, penguatan infrastruktur dasar seperti jalan dan jembatan akan menjadi fondasi yang kuat bagi program pembangunan lainnya. Suparjan mengajak warga untuk mendukung kelancaran proyek ini demi kemajuan bersama di tahun 2026.
