Muara Teweh – Hasil seleksi Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Barito Utara tahun 2026 membawa catatan menarik. Kuota keterwakilan pelajar perempuan tercatat melampaui jumlah pelajar laki-laki untuk formasi tingkat kabupaten yang diumumkan pada Selasa (7/4/2026).
Pemerintah Kabupaten Barito Utara melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) melansir bahwa dari total 45 pelajar yang lolos, terdapat 23 siswi perempuan dan 22 siswa laki-laki. Komposisi ini menunjukkan tingginya minat dan kualitas fisik serta akademis dari para siswi di daerah tersebut.
Kepala Bakesbangpol Barito Utara, Rayadi melalui Kabid Ideologi, Wawasan Kebangsaan, dan Karakter Bangsa, Sumadi Kamarol menyatakan bahwa penentuan hasil ini murni berdasarkan nilai objektif. Tidak ada intervensi gender dalam menentukan kelulusan karena semua dinilai setara selama proses pengujian.
Sejak awal April, para siswi ini harus bersaing ketat dalam tes fisik, parade, hingga ketahanan mental. Ketangguhan yang ditunjukkan para pelajar perempuan ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa ruang aktualisasi diri bagi perempuan di Barito Utara semakin terbuka lebar.
Kamarol menambahkan bahwa komposisi seimbang ini diharapkan mampu membangun kerja sama tim yang solid saat latihan gabungan nanti. Keseimbangan jumlah ini juga mempermudah penyusunan formasi pasukan pengibar, baik untuk pasukan 17, 8, maupun 45.
Pengumuman yang dikeluarkan secara resmi pada Selasa pagi tersebut disambut antusias oleh berbagai pihak sekolah. Keberhasilan 23 siswi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi pelajar perempuan lainnya di Barito Utara untuk berani berprestasi di tingkat daerah.





