Muara Teweh – Perjuangan 45 pelajar yang dinyatakan lolos sebagai anggota Paskibraka Kabupaten Barito Utara tahun 2026 barulah permulaan. Setelah melewati rangkaian tes yang menguras energi, mereka kini dijadwalkan untuk masuk ke tahapan berikutnya, yaitu pemusatan latihan.
Bakesbangpol Barito Utara selaku instansi penyelenggara telah menyiapkan skema pembinaan khusus yang berbasis pada penguatan fisik dan mental. Fase ini krusial untuk menyatukan visi dan kekompakan gerakan di antara 22 pemuda dan 23 pemudi terpilih tersebut.
Materi pelatihan tidak hanya berfokus pada keseragaman langkah kaki dan pengibaran bendera semata. Para instruktur juga akan menanamkan penguatan nilai-nilai kepemimpinan agar para peserta memiliki ketahanan moral yang baik selama masa karantina.
Kerja sama dengan Dinas Kesehatan tetap dipertahankan selama masa pembinaan ini untuk memantau asupan nutrisi dan kondisi fisik harian peserta. Latihan intensif ini dipersiapkan agar stamina mereka berada dalam kondisi puncak saat hari pelaksanaan upacara.
Kepala Bakesbangpol Barito Utara, Rayadi, mengonfirmasi bahwa seluruh jadwal dan teknis pelatihan telah dimatangkan oleh panitia. Pihaknya ingin memastikan bahwa proses transisi dari pelajar biasa menjadi penegak disiplin Paskibraka berjalan mulus.
Ia menambahkan bahwa para peserta terpilih akan menjalani pembinaan dan pelatihan intensif sebelum melaksanakan tugasnya pada peringatan HUT RI mendatang, demikian disampaikannya di Muara Teweh, Rabu (8/4/2026) pagi.





