Muara Teweh – Insiden kebakaran yang melanda fasilitas milik pemerintah daerah kembali menggegerkan warga di pinggiran kota. Api dengan cepat membesar dan membakar salah satu bangunan yang digunakan untuk menyimpan logistik sektor pertanian.
Peristiwa ini menimpa bangunan gudang pupuk yang dikelola oleh Unit Pelaksana Teknis Balai Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura (UPT BBTPH) Dinas Pertanian Kabupaten Barito Utara. Amukan jago merah tersebut dilaporkan pecah pada Kamis (14/5/2026) sore hari sekitar pukul 17.55 WIB.
Lokasi bangunan yang terbakar berada tepat di tepi Jalan Nasional Muara Teweh–Puruk Cahu Km 7, masuk wilayah Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara. Posisi bangunan di area lintasan antar-kabupaten membuat kepulan asap hitam sempat memicu perhatian masyarakat sekitar dan pengguna jalan.
Kepala Disdamkarmat Barito Utara Ajirni melalui Kepala Bidang Sarana Prasarana dan Penyelamatan, Tri Indra Hartono, memberikan konfirmasi resmi mengenai kejadian tersebut. Ia membenarkan bahwa properti yang terbakar adalah aset milik Dinas Pertanian daerah setempat.
“Untuk penyebab utama munculnya api serta estimasi total nilai kerugian materiil hingga kini masih berada dalam proses penyelidikan lebih lanjut oleh pihak berwajib,” tutur Tri Indra Hartono saat memberikan keterangan pada Kamis (14/5/2026) malam.
Aksi pemadaman dilangsungkan secara agresif oleh tim gabungan yang tiba di lokasi sesaat setelah menerima laporan warga. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu sekitar 40 menit lamanya untuk melakukan lokalisir api hingga situasi berhasil dikendalikan secara penuh.
Dalam misi darurat ini, Disdamkarmat mengoperasikan lima unit kendaraan pemadam, dibantu empat unit armada milik BPBD, serta personel TNI, Polri, dan relawan Redkar/RMB. Beruntung, insiden ini tidak memakan korban jiwa, dan petugas bertahan hingga malam guna melakukan pendinginan.





