Balanganews.com
Home » Eksekutif » Pemkab Barito Selatan » Kadis PMD Barsel Hadiri Puncak Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali
Pemkab Barito Selatan

Kadis PMD Barsel Hadiri Puncak Hari Desa Nasional 2026 di Boyolali

Whatsapp Image 2026 01 22 At 10.01.58 Pm

BALANGANEWS, BOYOLALI – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Barito Selatan, H. Akhmad Akhmal Husaen, SSTP., MA, menghadiri Puncak Hari Desa Nasional (HDN) Tahun 2026 yang digelar di Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, Provinsi Jawa Tengah, Kamis (15/01/2026).

Kegiatan berskala nasional yang dipusatkan di halaman Desa Butuh tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), H. Yandri Susanto, SPt., M.Si. Acara turut dihadiri para gubernur, bupati, wali kota, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia. Kepala desa dari wilayah Jawa Tengah dan berbagai provinsi lainnya juga hadir untuk memeriahkan gelaran tahunan ini.

Dalam keterangannya saat ditemui di kantor pada Selasa (20/01/2026), Kadis PMD Barsel H. Akhmad Akhmal Husaen menyampaikan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Barito Selatan dalam kegiatan tersebut merupakan upaya memperkuat sinergi antarwilayah serta membuka peluang kolaborasi untuk percepatan pembangunan desa di Barsel.

“Partisipasi kami pada kegiatan nasional ini merupakan bentuk komitmen untuk memperkuat kapasitas pemerintah desa, memperluas jejaring antarwilayah, dan membawa praktik terbaik pembangunan desa dari berbagai daerah untuk diimplementasikan di Barito Selatan,” ujarnya, Kamis (22/1/2026).

Puncak HDN 2026 juga diramaikan oleh berbagai rangkaian kegiatan, termasuk bazar UMKM yang melibatkan mitra desa dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes), baik dari unit usaha desa maupun gabungan BUMDes. Bazar ini menjadi wadah promosi produk unggulan desa serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui inovasi dan kerja sama lintas daerah.

Selain itu, Kemendes PDTT turut memberikan penghargaan kepada desa-desa berprestasi dari berbagai provinsi di Indonesia. Penghargaan tersebut diberikan kepada desa yang dinilai berhasil meningkatkan tata kelola pemerintahan, pelayanan publik, pengembangan ekonomi lokal, dan pemberdayaan masyarakat.

Pemerintah Kabupaten Barito Selatan menegaskan komitmennya untuk terus mendorong pemerintahan desa menjadi lebih adaptif, inovatif, dan berdaya saing melalui peningkatan kapasitas aparatur dan penguatan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan. (lam)

Berita Terkait