Muara Teweh – Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, menegaskan bahwa capaian 100 hari pertama kepemimpinannya bersama Wakil Bupati merupakan fase krusial untuk melakukan refleksi mendalam. Dalam kegiatan yang berlangsung di Gedung Balai Antang, Rabu (11/2/2026), beliau menyatakan bahwa evaluasi ini adalah instrumen penting untuk melihat kembali apa yang telah dicapai dan apa yang perlu diperbaiki.
Bagi Bupati, evaluasi ini bukan sekadar rutinitas administratif, melainkan ruang untuk melakukan koreksi terhadap kebijakan yang mungkin belum berjalan optimal. Beliau menginginkan setiap jajaran pemerintahan memiliki keberanian untuk mengakui kekurangan demi perbaikan kinerja yang lebih hebat di masa depan.
Dalam arahannya, H. Shalahuddin menekankan bahwa perubahan positif di Barito Utara hanya bisa terjadi jika ada kemauan untuk terus belajar dari implementasi program di lapangan. Beliau meminta seluruh Kepala Perangkat Daerah untuk tidak antikritik terhadap hasil penilaian kinerja selama tiga bulan terakhir.
Refleksi ini diharapkan mampu memperkuat komitmen seluruh ASN dalam menjalankan visi besar daerah. Dengan adanya koreksi yang tepat sasaran, hambatan-hambatan birokrasi yang ditemukan selama 100 hari pertama dapat segera diatasi agar tidak menghambat jalannya pembangunan di tahun-tahun mendatang.
Bupati percaya bahwa transparansi dalam evaluasi akan membangun kepercayaan publik terhadap pemerintah. Oleh karena itu, hasil dari pertemuan di Balai Antang ini akan dijadikan kompas untuk mengarahkan roda pemerintahan agar tetap berada pada jalur yang benar sesuai janji politik yang telah disampaikan.
Penutup arahannya, beliau mengajak seluruh elemen untuk menjadikan hasil koreksi ini sebagai energi baru. Fokus pada perbaikan berkelanjutan adalah kunci untuk mewujudkan Barito Utara yang lebih maju, sejahtera, dan berkeadilan bagi seluruh lapisan masyarakat.





