Balanganews, Kuala Pembuang – Mewujudkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan terlindungi dari segala bentuk kekerasan menjadi komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Anak dan Perundungan dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional (HAN) Ke-42 Tahun 2026, yang dibuka secara resmi oleh Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda, S.E., M.Si., di Lapangan Tenis Indoor Kuala Pembuang, Rabu (21/10).
Kegiatan ini menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat, mulai dari pemerintah, keluarga, sekolah, hingga lingkungan sosial, agar bersama-sama menciptakan ruang tumbuh kembang yang aman, nyaman, dan ramah bagi anak.
Dalam sambutannya, Bupati Seruyan menegaskan bahwa perlindungan anak bukan sekadar tanggung jawab pemerintah atau kegiatan seremonial tahunan, melainkan komitmen bersama yang harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari. Setiap anak berhak mendapatkan perlindungan, pendidikan, kasih sayang, serta kesempatan untuk meraih cita-citanya tanpa rasa takut terhadap kekerasan maupun perundungan.
Sejalan dengan tema “Mewujudkan Kota Layak Anak: Anak Terlindungi, Indonesia Maju”, Pemerintah Kabupaten Seruyan terus mendorong terciptanya lingkungan yang mendukung anak untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensi diri secara optimal.
Pesan kuat juga disampaikan Bunda Forum Anak Daerah (FAD) Kabupaten Seruyan, Ny. Welduline Ahmad Selanorwanda,, yang mengajak para pelajar untuk berani berkata tidak terhadap kekerasan, berani berbicara ketika mengalami atau menyaksikan perundungan, serta berani menjadi pelindung bagi sesama.
Ia mengingatkan bahwa perundungan bukanlah bentuk candaan yang dapat dibenarkan, dan anak-anak yang menjadi korban tidak boleh merasa sendirian. Dukungan keluarga, guru, dan lingkungan sekitar sangat penting agar setiap anak merasa aman untuk bercerita dan mendapatkan pertolongan.
Suasana kegiatan berlangsung meriah dan interaktif melalui penampilan drama serta jingle antikekerasan oleh anggota Forum Anak Daerah Kabupaten Seruyan. Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana edukasi bagi para pelajar untuk menumbuhkan keberanian, empati, dan kepedulian terhadap sesama.
Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Kabupaten Seruyan berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya perlindungan anak semakin meningkat. Sinergi lintas sektor pun diharapkan terus diperkuat untuk mencegah kekerasan, perundungan, perkawinan usia anak, serta berbagai ancaman terhadap anak di era digital.
Karena setiap anak berharga, setiap anak berhak merasa aman, dan setiap anak berhak meraih masa depan. Bersama, kita wujudkan Kabupaten Seruyan yang ramah anak, bebas kekerasan, dan penuh kepedulian demi lahirnya generasi penerus bangsa yang berkualitas. (.)





