Balanganews.com
Home » Eksekutif » Pemprov Kalteng » Disdik Kalteng Targetkan Setiap Sekolah Hasilkan Riset dan Inovasi Siswa
Pemprov Kalteng

Disdik Kalteng Targetkan Setiap Sekolah Hasilkan Riset dan Inovasi Siswa

1768711932 18ffa24390b2d048732e
Plt Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo. (ist)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) menargetkan setiap satuan pendidikan mampu menghasilkan minimal satu riset atau inovasi setiap tahun sebagai bagian dari penguatan kualitas pembelajaran dan daya saing peserta didik.

Target tersebut disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdik Kalteng, Muhammad Reza Prabowo, dalam lanjutan rapat koordinasi daring bersama pengawas dan kepala SMA, SMK, serta Sekolah Khusus (SKH) se-Kalteng, Sabtu (17/1/2025).

Sebagai langkah konkret, Disdik Kalteng mendorong pembentukan Research Club di setiap sekolah. Melalui wadah ini, peserta didik diharapkan aktif melakukan riset dan inovasi, sementara guru berperan sebagai pembimbing.

“Yang melakukan riset adalah anak-anak, bukan guru. Guru tugasnya membimbing dan mengarahkan sesuai dengan karakter dan potensi sekolah masing-masing,” ujarnya.

Reza menjelaskan, untuk jenjang SMA riset dapat dikembangkan melalui kolaborasi lintas mata pelajaran seperti biologi, fisika, dan kimia.

Sementara itu, Sekolah Khusus (SKH) juga diharapkan mampu menggali keunggulan dan kekhasan peserta didiknya untuk dikembangkan menjadi inovasi bernilai.

Menurutnya, riset tidak harus rumit atau mahal. Inovasi justru dapat lahir dari potensi lokal dan persoalan sehari-hari yang dekat dengan kehidupan siswa.

“Di Basarang misalnya, potensi nanas sangat besar. Dulu gula dari tebu, sekarang dari jagung atau stevia, tidak menutup kemungkinan nanti dari nanas. Jangan pernah ragu untuk berinovasi,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya publikasi hasil inovasi siswa melalui media digital dan media sosial sekolah agar karya peserta didik dikenal lebih luas dan memotivasi sekolah lain.

Reza menambahkan, Disdik Kalteng berencana mempertemukan hasil riset siswa dari berbagai daerah melalui ajang inovasi berbasis zonasi wilayah.

Selain itu, peluang kolaborasi dengan dunia usaha dan industri juga dibuka melalui pemanfaatan program CSR yang difasilitasi lewat platform PENA Kalteng.

“CSR yang disalurkan harus berdampak dan bermanfaat bagi masyarakat. Tidak menutup kemungkinan, dari sini akan lahir inovasi yang bisa menembus tingkat nasional bahkan internasional,” pungkasnya. (asp)

Berita Terkait