BALANGANEWS, PALANGKA RAYA — Dinas Kehutanan (Dishut) Kalimantan Tengah (Kalteng) meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring kondisi cuaca yang cenderung panas dalam beberapa waktu terakhir.
Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kalteng, Agustan Saining, mengatakan meskipun suhu udara relatif tinggi, hujan mulai turun di sejumlah wilayah dalam satu hingga dua hari terakhir, sehingga membantu menekan risiko kebakaran.
“Memang akhir-akhir ini cuaca cenderung panas, namun Alhamdulillah dalam satu dua hari terakhir hujan sudah turun di berbagai wilayah. Ini tentu membantu menurunkan potensi kebakaran,” ucapnya, Selasa (27/1/2026).
Sebagai langkah antisipasi, Dishut Kalteng telah membuka posko siaga karhutla sejak awal tahun 2026, tepatnya mulai 1 Januari. Posko tersebut berfungsi sebagai pusat koordinasi penanganan dan pencegahan kebakaran hutan dan lahan.
“Kami sudah membuka posko sejak 1 Januari. Jadi setiap saat apabila ada informasi yang masuk terkait potensi kebakaran, pemadaman, atau kebutuhan di lapangan, kawan-kawan langsung bergerak,” tambahnya.
Selain kesiapan personel, Dishut Kalteng juga memastikan kesiapan peralatan pemadaman. Sejumlah peralatan baru telah tersedia sejak tahun sebelumnya, sementara peralatan lama terus dirawat dan diperbaiki agar tetap optimal digunakan.
“Alat-alat baru sudah ada sejak tahun lalu. Selain itu, peralatan lama juga terus kami perbaiki, kami cek secara berkala, dan tetap digunakan di lapangan,” lanjutnya.
Agustan menegaskan, komitmen Dishut Kalteng dalam menjaga kelestarian hutan dan lingkungan tidak hanya dilakukan melalui penanganan karhutla, tetapi juga melalui upaya pencegahan dan penguatan kesiapsiagaan sejak dini.
“Kami berkomitmen untuk terus menjaga hutan dan lingkungan di Kalimantan Tengah. Kesiapsiagaan ini adalah bagian dari upaya melindungi sumber daya alam sekaligus menjaga keselamatan masyarakat,” ungkapnya. (asp)
