Pemprov Kalteng Pastikan Stok Pangan Aman di Tengah Penurunan Inflasi Nasional

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) terus memperkuat langkah strategis dalam memantau stabilitas harga dan ketersediaan stok pangan sebagai upaya mitigasi fluktuasi inflasi di daerah.

Langkah ini diambil untuk menjamin daya beli masyarakat Bumi Tambun Bungai tetap kokoh meski berada di tengah dinamika ekonomi nasional.

Staf Ahli Gubernur Kalteng Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan, Yuas Elko, menyatakan bahwa pengawasan ketersediaan barang kebutuhan pokok di pasar merupakan instrumen kunci dalam menjaga stabilitas ekonomi makro di tingkat daerah.

“Ketersediaan stok pangan di Kalimantan Tengah, khususnya komoditas beras, saat ini dipastikan dalam kondisi cukup dan aman. Namun, kita harus waspada dan memastikan ketersediaan barang pokok terjaga guna menjamin stabilitas harga di pasar, meskipun inflasi nasional menunjukkan tren menurun secara year-on-year,” tutur Yuas Elko.

Hal tersebut disampaikannya usai mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi dari Ruang Rapat Bajakah, Senin (6/4/2026).

Yuas menambahkan, meski inflasi secara umum terkendali, Pemprov Kalteng tidak ingin kehilangan momentum dalam menjaga keseimbangan pasar.

Pengawasan ketat terutama dilakukan pada sektor yang memiliki pengaruh luas terhadap mobilitas barang dan jasa, terutama harga yang diatur pemerintah (administered prices).

“Kenaikan harga pada komoditas seperti cabai, bawang merah, telur, serta daging ayam terjadi karena dampak lebaran. Namun, pemerintah terus memonitor inflasi dan harga yang diatur pemerintah, termasuk tiket pesawat, agar tetap berada dalam rentang yang terkendali,” pungkas Yuas.

Melalui sinergi yang terus dibangun dengan Pemerintah Pusat, Pemprov Kalteng berkomitmen untuk memastikan tren penurunan inflasi nasional dapat diikuti dengan stabilitas harga lokal yang konsisten, guna mendorong kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan. (asp)