Peringati Hari Kartini, BKOW Kalteng Sambangi Lapas Perempuan Palangka Raya

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Badan Kerjasama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) bersama PERWOSI dan Forum PUSPA menggelar bakti sosial di Lapas Perempuan Kelas IIA Palangka Raya, Jumat (24/4/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Kartini ke-147 ini menyasar para warga binaan sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap seluruh lapisan kaum perempuan.

Ketua BKOW Provinsi Kalteng, Nunu Andriani, menegaskan bahwa momentum Hari Kartini harus menjadi pijakan untuk memperkuat komitmen dalam memberdayakan serta melindungi perempuan dan anak di wilayah tersebut.

“Melalui peringatan Hari Kartini ini, kita jadikan momentum untuk meneguhkan kembali komitmen dalam memberdayakan perempuan, melindungi perempuan dan anak, serta mendorong perempuan agar mampu berkontribusi dalam pembangunan, khususnya di Kalimantan Tengah,” ujar Nunu.

Menurut Nunu, sinergi antara BKOW sebagai wadah organisasi wanita, PERWOSI di bidang olahraga, dan Forum PUSPA dalam perlindungan publik, bertujuan untuk menjangkau kelompok perempuan yang sering kali terlupakan, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan.

“Ini adalah bentuk tanggung jawab kami untuk terus menghadirkan pemberdayaan dan perlindungan bagi perempuan tanpa terkecuali, termasuk saudari-saudari kita yang berada di Lapas Perempuan,” tegasnya.

Dalam suasana hangat tersebut, Nunu juga memberikan motivasi kepada para warga binaan agar tidak berputus asa.

Ia mendorong para penghuni lapas untuk mengasah keterampilan praktis, seperti memasak hingga bercocok tanam, sebagai modal kemandirian ekonomi saat kembali ke masyarakat nanti.

“Tidak ada kesedihan yang abadi. Selalu ada harapan untuk masa depan yang lebih baik. Manfaatkan waktu di sini untuk belajar dan mempersiapkan diri agar dapat kembali ke masyarakat dengan lebih mandiri,” tutur Nunu.

Kegiatan bakti sosial ini juga diwarnai dengan penyerahan bingkisan serta penampilan seni dari warga binaan.

Aksi panggung para penghuni lapas tersebut menambah kesan kebersamaan dan menunjukkan bahwa ruang jeruji tidak menghalangi kreativitas serta semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik. (asp)