BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng) mendorong program Corporate Social Responsibility (CSR) PT Bank Kalteng agar selaras dengan prioritas pembangunan daerah.
Langkah tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas program, menghindari tumpang tindih kegiatan, serta memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan bagi masyarakat.
Komitmen tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kalteng, Linae Victoria Aden, saat membuka Workshop Kemitraan bertema Menyelaraskan CSR Bank Kalteng untuk Optimalisasi Program Daerah, di Aula Eka Hapakat, Kantor Gubernur Kalteng, Rabu (22/7/2026).
Dalam sambutannya, Sekda menegaskan pembangunan daerah tidak dapat hanya mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga keuangan, dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci untuk mempercepat pembangunan.
“CSR bukan hanya merupakan bentuk kepedulian perusahaan kepada masyarakat, tetapi juga merupakan bagian dari komitmen bersama dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan,” ujarnya.
Linae mengatakan, program CSR memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai sektor prioritas, mulai dari pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, pelestarian lingkungan, hingga penguatan infrastruktur sosial.
Karena itu, pelaksanaan CSR harus direncanakan secara terarah, sesuai ketentuan yang berlaku, menerapkan prinsip tata kelola yang baik, serta diselaraskan dengan arah kebijakan pembangunan daerah.
Menurutnya, sinkronisasi program CSR dengan prioritas pembangunan akan menciptakan sinergi yang lebih kuat sekaligus memastikan setiap anggaran yang dialokasikan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
“Implementasi CSR juga diharapkan dapat mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), sehingga setiap program tidak hanya memberikan manfaat jangka pendek, tetapi juga menciptakan dampak positif yang berkesinambungan bagi generasi mendatang,” katanya.
Melalui workshop tersebut, Pemprov Kalteng berharap lahir berbagai rekomendasi dan langkah konkret sebagai pedoman dalam penyusunan serta pelaksanaan program CSR PT Bank Kalteng agar semakin efektif dan tepat sasaran.
“Semoga kegiatan ini berjalan lancar, menghasilkan pemahaman yang lebih baik, memperkuat sinergi antara PT Bank Kalteng dan Pemerintah Daerah, serta membawa manfaat sebesar-besarnya bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Workshop kemitraan tersebut turut dihadiri Direktur Utama PT Bank Kalteng Maslipansyah, Direktur Kepatuhan dan Manajemen Risiko Tuk Yulianto, Komisaris Independen Fitriyadi, sejumlah bupati dan wakil bupati, serta para kepala cabang PT Bank Kalteng se-Kalteng. (asp)





