Ketersediaan Vaksin Jauh Dari Cukup

Sejumlah PNS saat menjalani vaksinasi dosis I, di gedung serbaguna Salawah beberapa waktu lalu
Sejumlah PNS saat menjalani vaksinasi dosis I, di gedung serbaguna Salawah beberapa waktu lalu

BALANGANEWS, KASONGAN – Kendati pelaksanaan vaksinasi di Kabupaten Katingan berjalan lancar, namun ketersediaan vaksinnya jauh dari cukup.

Demikian pernyataan kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Katingan, dr. Robertus Pramuryanto, MSi yang diungkapkannya kepada sejumlah media, Jum’at pagi (18/6/2021).

Dengan demikian pihaknya beberapa hari yang lalu menurutnya sudah bermohon ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalteng untuk minta didistribusi vaksin dimaksud ke Katingan.

“Besok kalau tidak aral melintang kita akan menerima 100 vial vaksin, yang dapat digunakan untuk 1.000 orang (jiwa) masyarakat kita,” ujar Robertus.

Ke depan, dirinya berharap jumlah vaksin yang didistribusi ke Katingan tidak hanya 100 vial saja, tapi lebih dari itu. Sebab, jika yang didistribusi hanya 100 vial saja setiap pendistribusian, menurutnya dikhawatirkan akan tidak memenuhi target pada Agustus 2021 mendatang.

Sekedar diketahui ujar Robertus, sampai hari ini, jumlah masyarakat Katingan, termasuk, Pegawai Negeri Sipil (PNS), TNI-Polri dan tenaga kesehatan (nakes) yang sudah menjalani vaksinasi, baik yang sudah dua kali maupun yang baru pertama kali menurutnya, berjumlah sekitar 13.000 orang. Sedangkan target yang ingin dicapai sekitar 25.000 orang.

“Berarti dalam dua bulan ini antara Juli hingga Agustus, 12.000 orang yang saat ini masih belum menjalani vaksinasi, harus selesai divaksinasi,” terang Robertus.

Kesimpulannya, untuk mengejar target yang 25.000 orang tersebut hingga Agustus mendatang, dirinya berharap vaksin yang didistribusi ke Katingan tidak hanya 100 vial saja, tapi bisa antara 500 hingga 1.000 vial setiap pendistribusian.

“Sehingga, bisa lebih cepat pula mengejar target dimaksud,” harapnya.

Ditanya tentang kendala di lapangan, menurutnya, khusus kalangan masyarakat umum biasanya selain takut disuntik lantaran mungkin belum atau tidak terbiasa disuntik, juga sering mendapat kabar hoax. Padahal dengan sudah menjalani vaksinasi, seseorang berarti mendapat kekebalan terhadap penyakit di dalam tubuhnya.

“Terutama penyakit Covid, yang sudah pandemi di negeri kita ini,” pungkas mantan direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mas Amsyar ini. (abu)