BALANGANEWS, MUARA TEWEH — Program pelatihan kemasan produk yang digelar Disnakertranskop-UKM Barito Utara mendapat sambutan positif dari anggota DPRD setempat, Suhendra. Ia menyatakan bahwa pelatihan ini merupakan langkah penting untuk meningkatkan kualitas produk UMKM lokal agar mampu bersaing di pasar yang semakin dinamis.
Pelatihan yang berlangsung di Wisma Barakati tersebut diikuti 40 peserta dari berbagai kecamatan. Mereka mendapatkan materi tentang strategi pengemasan dan pemasaran modern yang dinilai relevan dengan tantangan dunia usaha saat ini. Acara dibuka langsung oleh Kadisnakertranskop-UKM, M. Mastur.
Dalam sambutannya, Mastur menegaskan bahwa pelatihan ini bukan sekadar kegiatan rutin, tetapi bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat kemampuan pelaku UMKM menghadapi pasar digital. “Kemasan menjadi kunci agar produk memiliki nilai jual dan lebih dipercaya konsumen,” ujarnya.
Menanggapi hal itu, Suhendra menyatakan rasa bangganya terhadap perhatian pemerintah daerah terhadap UMKM. Ia menilai bahwa selama ini masih banyak produk lokal yang berkualitas namun kurang dikenal lantaran kemasannya belum memenuhi standar pasar modern.
“Produk kita sangat potensial, hanya saja tampilan luar sering tidak mendukung. Dengan pelatihan seperti ini, UMKM punya kesempatan untuk meningkatkan kualitas visual produk,” ucapnya. Ia menekankan bahwa konsumen masa kini sangat memperhatikan estetika dan kepraktisan kemasan.
Suhendra menambahkan bahwa pelatihan harus memberikan manfaat nyata bagi para peserta. Ia berharap para pelaku UMKM dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh, bukan hanya sekadar hadir dalam kegiatan. Menurutnya, peningkatan ekonomi daerah sangat bergantung pada kualitas UMKM.
Lebih jauh, ia meminta pemerintah untuk turut memberikan pendampingan berkelanjutan terutama dalam desain kemasan dan pemasaran digital. Ia menilai pendampingan pascapelatihan akan mempercepat proses adaptasi pelaku usaha terhadap kebutuhan pasar.
Selain itu, Suhendra juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan pelatihan sebagai ajang memperluas jaringan bisnis. Pelaku UMKM, katanya, perlu bekerja sama agar bisa menghadapi tantangan pasar yang semakin ketat.
Dengan adanya program ini, ia optimistis bahwa UMKM Barito Utara akan semakin siap bersaing dan mampu menjadi kekuatan ekonomi yang signifikan. ()
