Reses di Pahandut, Faridawaty Serap Aspirasi Perempuan Tangguh hingga Infrastruktur

Anggota DPRD Kalteng, Faridawaty Darland Atjeh, menyerap aspirasi masyarakat dalam rangkaian reses perorangan di Kelurahan Pahandut, Palangka Raya. (ist)

BALANGANEWS, PALANGKA RAYA – Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng), Faridawaty Darland Atjeh, kembali turun ke lapangan untuk menyerap aspirasi masyarakat dalam rangkaian reses perorangan di Daerah Pemilihan (Dapil) I.

Kali ini, titik fokus kunjungan menyasar Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya, yang mencakup dialog intensif bersama berbagai elemen warga.

Dalam pertemuan tersebut, persoalan pemberdayaan perempuan menjadi salah satu isu sentral yang mencuat, terutama melalui aspirasi yang disampaikan oleh komunitas perempuan Kelompok Bunda Sehati.

Kelompok ini dikenal aktif mendampingi perempuan tangguh, termasuk para ibu tunggal yang berjuang sebagai tulang punggung keluarga di tengah keterbatasan ekonomi.

“Banyak aspirasi yang kami terima, tidak hanya soal infrastruktur, tetapi juga pemberdayaan perempuan dan persoalan sosial yang dihadapi masyarakat,” ujar Faridawaty di Palangka Raya, Minggu (12/4/2026).

Kelompok Bunda Sehati mengungkapkan rencana mereka untuk memperluas jaringan hingga ke 13 kabupaten di seluruh Kalimantan Tengah.

Namun, mereka mengakui masih menghadapi tantangan berat berupa stigma negatif dan kendala finansial, di mana sebagian besar anggotanya bekerja di sektor informal seperti asisten rumah tangga dan pekerja harian.

“Mereka berharap adanya dukungan agar komunitas ini bisa berkembang dan mendapatkan akses pembinaan serta bantuan,” kata Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD Kalteng tersebut.

Selain isu pemberdayaan, Faridawaty juga menerima laporan mengenai persoalan sosial lainnya, termasuk kebutuhan pendampingan hukum untuk kasus rumah tangga serta akses beasiswa pendidikan bagi keluarga tidak mampu.

Di sektor infrastruktur dan lingkungan, warga mengeluhkan kondisi Jalan Adonis Samad di kawasan Bandar Utama I yang hingga kini belum tersentuh aspal.

Masalah banjir yang menghambat aktivitas keagamaan anak-anak serta limbah peternakan juga menjadi catatan penting bagi legislator tersebut.

Warga turut mengusulkan perbaikan drainase di kawasan Lewu Tatau 18 serta bantuan alat kerja pertanian sederhana.

Faridawaty juga menyoroti keluhan warga mengenai janji bantuan alat pendukung usaha berupa oven yang hingga kini belum terealisasi pasca-pelatihan.

Menanggapi tumpukan aspirasi tersebut, Ketua DPW Partai NasDem Kalteng ini berkomitmen untuk mengawal usulan warga ke tingkat kebijakan yang lebih tinggi.

“Terkait berbagai usulan ini, tentu akan kami catat dan perjuangkan agar bisa direalisasikan melalui program pembangunan maupun pemberdayaan masyarakat,” tegas Faridawaty.

Ia menambahkan bahwa seluruh poin aspirasi ini akan segera dikoordinasikan dengan instansi terkait agar penanganan masalah, baik fisik maupun sosial, dapat dilakukan secara bertahap dan tepat sasaran sesuai skala prioritas kebutuhan masyarakat di lapangan. (asp)